BKKBN: Remaja Sebaiknya Jangan Buru-buru Menikah

Posted by Unknown on Minggu, 24 November 2013 0

Jakarta, Suara Buleleng - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengimbau para remaja di Tanah Air untuk dapat menunda usia perkawinan atau tidak buru-buru menikah.

"Remaja jangan menikah di usia dini, menikahlah di usia matang." kata Kepala BKKBN Fasli Jalal pada acara Gebyar 1001 Poster BKKBN di Keong Mas, TMII, Jakarta, Minggu (24/11).

Dia menjelaskan, kasus pernikahan dini masih kerap ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia dengan usia pernikahan dini antara 16 hingga 19 tahun bahkan ada yang di bawah itu.

Saat seorang perempuan menikah di usia 16 tahun dia mempunyai masa reproduksi jauh lebih panjang dibanding mereka yang menikah di atas usia 25 tahun dimana masa reproduksi yang lama maka kemungkinan untuk melahirkan semakin besar sehingga bisa saja mempunyai anak lebih dari dua bahkan lebih dari lima.

Selain itu, tambah Fasli, pernikahan di usia dini bisa meningkatkan risiko kematian ibu melahirkan, karena salah satu penyebabnya adalah usia yang terlalu muda saat hamil.

Karena itu, BKKBN menyosialisasikan program kependudukan dan keluarga berencana khususnya bagi para remaja melalui lomba poster.

Melalui lomba poster, diharapkan remaja Indonesia dapat menuangkan dan mengembangkan ide dan kreatifitas serta inovasi dalam menangani problematika remaja. (BS)

Tagged as:
BuLdoG

Dari, Oleh, Untuk Buleleng

Dapatkan Info Terbaru Dari Suara Buleleng

Masukkan alamat e-mail Anda agar kami dapat mengirimkan Berita Terbaru langsung ke mailbox Anda

Share This Post

Topik Terkait

0 komentar:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

© 2013 SUARA BULELENG. WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.
back to top