Info Terkini

Singaraja, Suara Buleleng - Kepergok melakukan persetubuhan secara bergantian di sebuah rumah di Kelurahan Kampung Baru, dua pelajar yang beralamat di Kelurahan Banyuning, diantaranya Komang SYP (14) dan Putu TPP (15) terpaksa diamankan sejak Jumat lalu di Mapolres Buleleng, kedua pelajar itu tertangkap basah sedang melakukan persetubuhan secara bergantian di kamar yang ditempati LPS (14).

Kasubbag Humas Polres Buleleng, AKP. Made Mustiada, senin (30/12/2013) siang dikonfirmasi terkait kasus persetubuhan anak dibawah umur itu membenarkan masih ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng, “Kedua pelaku karena masih berstatus sebagai pelajar tidak ditahan dan sebelumnya hanya diamankan,” ujarnya.

Berdasarkan sejumlah informasi dan keterangan yang dikumpulkan di Mapolres Buleleng menyebutkan, aksi persetubuhan yang dilakukan kedua pelaku secara bergantian terhadap korban LPS berawal saat kedua pelaku Komang SYP dan Putu TPP datang kerumah korban dengan memanjat tembok pada jumat sekitar jam tiga dinihari dan selanjutnya dengan mudah masuk ke kamar korban, bahkan kedua pelaku selanjutnya secara bergilir melakukan persetubuhan hingga akhirnya kepergok dan keduanya diamankan ke Mapolres Buleleng. (BRU)

Dua Pelajar SMP Kepergok Setubuhi Teman Sekolah

Posted by Unknown 1 comment

Singaraja, Suara Buleleng - Kepergok melakukan persetubuhan secara bergantian di sebuah rumah di Kelurahan Kampung Baru, dua pelajar yang beralamat di Kelurahan Banyuning, diantaranya Komang SYP (14) dan Putu TPP (15) terpaksa diamankan sejak Jumat lalu di Mapolres Buleleng, kedua pelajar itu tertangkap basah sedang melakukan persetubuhan secara bergantian di kamar yang ditempati LPS (14).

Kasubbag Humas Polres Buleleng, AKP. Made Mustiada, senin (30/12/2013) siang dikonfirmasi terkait kasus persetubuhan anak dibawah umur itu membenarkan masih ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng, “Kedua pelaku karena masih berstatus sebagai pelajar tidak ditahan dan sebelumnya hanya diamankan,” ujarnya.

Berdasarkan sejumlah informasi dan keterangan yang dikumpulkan di Mapolres Buleleng menyebutkan, aksi persetubuhan yang dilakukan kedua pelaku secara bergantian terhadap korban LPS berawal saat kedua pelaku Komang SYP dan Putu TPP datang kerumah korban dengan memanjat tembok pada jumat sekitar jam tiga dinihari dan selanjutnya dengan mudah masuk ke kamar korban, bahkan kedua pelaku selanjutnya secara bergilir melakukan persetubuhan hingga akhirnya kepergok dan keduanya diamankan ke Mapolres Buleleng. (BRU)

1 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Menjelang tahun baru pelaku pencurian sepertinya semakin nekat saja, setelah dua curanmor yang terjadi pada hari jumat lalu kali ini giliran sebuah LPD yang dibobol maling, yang bahkan berhasil merusak berangkas besi tempat penyimpanan uang LPD.

Aksi pencurian yang terjadi di LPD Desa Bengkala, diketahui pertama kali terjadi pada hari Minggu (29/12/2013) oleh warga yang juga merupakan pegawai di LPD tersebut.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Polisi diduga kuat pelaku masuk dengan cara merusak kaca nako lalu ke ruang berangkas LPD disimpan dan membukanya dengan paksa.

"Pelaku masuk melalui jendela, dengan merusak kaca beserta besi nako. Selanjutnya mencongkel pintu berangkas besi dengan paksa", ungkap Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP Made Mustiada ketika dikonfirmasi, Senin (30/12/2013).

Akibat kejadian tersebut berangkas besi LPD yang berukurun 80 X 70 cm rusak sedangkan uang yang berada didalamnya sebanyak Rp 12 juta dibawa kabur si pencuri. Hingga saat ini unit reskrim Polsek Kubutambahan masih berupaya melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut. (BRU)

LPD Bengkala Dibobol Maling

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Menjelang tahun baru pelaku pencurian sepertinya semakin nekat saja, setelah dua curanmor yang terjadi pada hari jumat lalu kali ini giliran sebuah LPD yang dibobol maling, yang bahkan berhasil merusak berangkas besi tempat penyimpanan uang LPD.

Aksi pencurian yang terjadi di LPD Desa Bengkala, diketahui pertama kali terjadi pada hari Minggu (29/12/2013) oleh warga yang juga merupakan pegawai di LPD tersebut.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Polisi diduga kuat pelaku masuk dengan cara merusak kaca nako lalu ke ruang berangkas LPD disimpan dan membukanya dengan paksa.

"Pelaku masuk melalui jendela, dengan merusak kaca beserta besi nako. Selanjutnya mencongkel pintu berangkas besi dengan paksa", ungkap Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP Made Mustiada ketika dikonfirmasi, Senin (30/12/2013).

Akibat kejadian tersebut berangkas besi LPD yang berukurun 80 X 70 cm rusak sedangkan uang yang berada didalamnya sebanyak Rp 12 juta dibawa kabur si pencuri. Hingga saat ini unit reskrim Polsek Kubutambahan masih berupaya melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut. (BRU)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Perayaan menyambut Tahun Baru 2014 di Buleleng, Selasa (31/12) malam ini, akan dipusatkan di dua lokasi yang berbeda yakni di kawasan wisata Lovina dan kawasan Eks Pelabuhan Buleleng. Di Eks Pelabuhan Buleleng perayaan dilaksanakan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setkab Buleleng, sementara di Lovina dilaksanakan pihak Desa Kalibukbuk dan Desa Kaliasem.

Kepala Badan Kesbang Linmas Buleleng Gede Gunawan AP, Senin (30/12) kemarin, mengatakan, sejauh ini polisi dan aparat keamanan sudah menyetujui dua lokasi perayaan tersebut. Hanya, sampai sore kemarin, acara di Lovina masih bersifat tentatif karena panitia belum menyerahkan rundown kegiatan. "Dari pihak keamanan prinsipnya setuju, asal ada rundown yang diserahkan ke keamanan, seperti ke kodim, polisi, dan ke kami," ujar Gunawan.

Gunawan menambahkan, nantinya unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dijadwalkan melakukan kunjungan ke dua lokasi tersebut. Selain dua lokasi itu, Muspida juga rencananya berkeliling menemui warga di Seririt, Kubutambahan, dan lokasi lainnya. (BP)

Perayaan Tahun Baru Dipusatkan di Lovina dan Eks Pelabuhan Buleleng

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Perayaan menyambut Tahun Baru 2014 di Buleleng, Selasa (31/12) malam ini, akan dipusatkan di dua lokasi yang berbeda yakni di kawasan wisata Lovina dan kawasan Eks Pelabuhan Buleleng. Di Eks Pelabuhan Buleleng perayaan dilaksanakan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setkab Buleleng, sementara di Lovina dilaksanakan pihak Desa Kalibukbuk dan Desa Kaliasem.

Kepala Badan Kesbang Linmas Buleleng Gede Gunawan AP, Senin (30/12) kemarin, mengatakan, sejauh ini polisi dan aparat keamanan sudah menyetujui dua lokasi perayaan tersebut. Hanya, sampai sore kemarin, acara di Lovina masih bersifat tentatif karena panitia belum menyerahkan rundown kegiatan. "Dari pihak keamanan prinsipnya setuju, asal ada rundown yang diserahkan ke keamanan, seperti ke kodim, polisi, dan ke kami," ujar Gunawan.

Gunawan menambahkan, nantinya unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dijadwalkan melakukan kunjungan ke dua lokasi tersebut. Selain dua lokasi itu, Muspida juga rencananya berkeliling menemui warga di Seririt, Kubutambahan, dan lokasi lainnya. (BP)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Kasus pencurian sepeda motor, curanmor masih mendominasi tindak pidana kriminal yang menonjol di tahun 2013, namun demikian secara pasti belum diketahui kasus-kasus curanmor yang berhasil diungkap maupun yang masih dalam penyelidikan polisi itu, selain itu juga sejumlah tindak pidana kriminal yang terjadi ditahun 2013 masih menjadi perhatian serius Sat Reskrim Polres Buleleng, diantaranya Curat, Curas dan pencurian biasa serta penganiayaan yang lebih banyak disebabkan akibat salah paham.

Kapolres Buleleng, AKBP. Beny Arjanto, Senin (30/12/2013) siang mengakui Kasus Curanmor masih menjadi perhatian serius bagi Jajaran Polres Buleleng, “Didalam mengantisipasi dan mengungkap aksi curanmor , polisi belum mampu berbuat banyak tanpa ada dukungan dari masyarakat, sehingga peran masyarakat sangat membantu tugas polisi,” tegasnya.

Sementara, ditahun 2013 kasus kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan berkat meningkatnya kesadaran masyarakat didalam berkendaraan, namun demikian masih diakui adanya warga yang belum adar dengan keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Berdasarkan data di Sat Lantas Polres Buleleng, korban laka lantas dalam tahun 2013 tercatat 94 korban meninggal dunia, 43 korban luka berat dan 905 luka ringan dari 486 peristiwa laka lantas selama bulan Januari hingga minggu keempat di bulan desember. Sedangkan, angka pelanggaran lalu lintas di tahun 2013 di Kabupaten Buleleng mencapai 7.724 pelanggaran yang didominasi pelanggaran terhadap kelengkapan hingga mencapai empat ribu lebih disusul tanpa STNK dan SIM hampir mencapai tiga ribu pelanggaran.

Sementara, pada Sat Reskrim Polres Buleleng ditahun 2013 hingga bulan Nopember mencatat 403 penanganan berbagai kasus kriminal yang didominasi kasus pencurian, baik curas, curat dan curanmor serta aksi penganiayaan, sedangkan dalam penanganan kasus narkoba, Sat Res Narkoba Polres Buleleng berhasil mengungkap tujuh kasus penyalahgunaan narkoba yang didominasi Sabu-Sabu. (BRU)

94 Orang Meninggal Akibat Laka Lantas di Buleleng Tahun 2013

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Kasus pencurian sepeda motor, curanmor masih mendominasi tindak pidana kriminal yang menonjol di tahun 2013, namun demikian secara pasti belum diketahui kasus-kasus curanmor yang berhasil diungkap maupun yang masih dalam penyelidikan polisi itu, selain itu juga sejumlah tindak pidana kriminal yang terjadi ditahun 2013 masih menjadi perhatian serius Sat Reskrim Polres Buleleng, diantaranya Curat, Curas dan pencurian biasa serta penganiayaan yang lebih banyak disebabkan akibat salah paham.

Kapolres Buleleng, AKBP. Beny Arjanto, Senin (30/12/2013) siang mengakui Kasus Curanmor masih menjadi perhatian serius bagi Jajaran Polres Buleleng, “Didalam mengantisipasi dan mengungkap aksi curanmor , polisi belum mampu berbuat banyak tanpa ada dukungan dari masyarakat, sehingga peran masyarakat sangat membantu tugas polisi,” tegasnya.

Sementara, ditahun 2013 kasus kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan berkat meningkatnya kesadaran masyarakat didalam berkendaraan, namun demikian masih diakui adanya warga yang belum adar dengan keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Berdasarkan data di Sat Lantas Polres Buleleng, korban laka lantas dalam tahun 2013 tercatat 94 korban meninggal dunia, 43 korban luka berat dan 905 luka ringan dari 486 peristiwa laka lantas selama bulan Januari hingga minggu keempat di bulan desember. Sedangkan, angka pelanggaran lalu lintas di tahun 2013 di Kabupaten Buleleng mencapai 7.724 pelanggaran yang didominasi pelanggaran terhadap kelengkapan hingga mencapai empat ribu lebih disusul tanpa STNK dan SIM hampir mencapai tiga ribu pelanggaran.

Sementara, pada Sat Reskrim Polres Buleleng ditahun 2013 hingga bulan Nopember mencatat 403 penanganan berbagai kasus kriminal yang didominasi kasus pencurian, baik curas, curat dan curanmor serta aksi penganiayaan, sedangkan dalam penanganan kasus narkoba, Sat Res Narkoba Polres Buleleng berhasil mengungkap tujuh kasus penyalahgunaan narkoba yang didominasi Sabu-Sabu. (BRU)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Sedikitnya 1000 orang siswa baru dilantik oleh Kapolda Bali Irjen Albertus Julius Benny Mokalu menjadi Bintara muda di SPN Singaraja, Senin (30/12/2013). Nantinya bintara muda tersebut akan ditugaskan di garda terdepan dalam rangka pengamanan Pemilu di tahun 2014 nanti.

Tampak dalam kegiatan tersebut ribuan bintara muda yang baru dilantik tersebut menampilkan kebolehannya dalam hal pengendalian massa dan beladiri yudo didepan keluarga yang siap menjemput.

Ketika dikonfirmasi disela-sela kegiatan tersebut, Kapolda Bali Irjen Albertus Julius Benny Mokalu mengungkapkan Bintara muda tersebut akan dikembalikan ke Polda yang pengirim siswa tersebut serta ditugaskan pada fungsi Shabara untuk persiapan Pemilu di tahun 2014.

"Tahun ini polri mendidik 20 ribu bintara muda yg terdiri dari Shabara dan Brimod di seluruh indonesia, sedang di SPN Singaraja mendapat jatah siswa sebanyak 1099 orang yg selanjutnya akan dikirim kembali ke polda pengirim", kata Benny.

Adapun 1099 Bintara baru tersebut akan ditugaskan di tiga Polda yakni Polda Metro Jaya, Polda Jawa Timur, dan Polda Bali. (LZ)

20 Ribu Bintara Polri Baru Siap Amankan Pemilu 2014

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Sedikitnya 1000 orang siswa baru dilantik oleh Kapolda Bali Irjen Albertus Julius Benny Mokalu menjadi Bintara muda di SPN Singaraja, Senin (30/12/2013). Nantinya bintara muda tersebut akan ditugaskan di garda terdepan dalam rangka pengamanan Pemilu di tahun 2014 nanti.

Tampak dalam kegiatan tersebut ribuan bintara muda yang baru dilantik tersebut menampilkan kebolehannya dalam hal pengendalian massa dan beladiri yudo didepan keluarga yang siap menjemput.

Ketika dikonfirmasi disela-sela kegiatan tersebut, Kapolda Bali Irjen Albertus Julius Benny Mokalu mengungkapkan Bintara muda tersebut akan dikembalikan ke Polda yang pengirim siswa tersebut serta ditugaskan pada fungsi Shabara untuk persiapan Pemilu di tahun 2014.

"Tahun ini polri mendidik 20 ribu bintara muda yg terdiri dari Shabara dan Brimod di seluruh indonesia, sedang di SPN Singaraja mendapat jatah siswa sebanyak 1099 orang yg selanjutnya akan dikirim kembali ke polda pengirim", kata Benny.

Adapun 1099 Bintara baru tersebut akan ditugaskan di tiga Polda yakni Polda Metro Jaya, Polda Jawa Timur, dan Polda Bali. (LZ)

0 komentar:

Denpasar, Suara Buleleng - Pemerintah Provinsi Bali dan sembilan pemerintah kabupaten/kota di daerah itu sepakat mendukung terwujudnya pelaksanaan APBD secara "online" sehingga semua transaksi keuangan dapat diakses oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

"Ini semuanya tentu kebulatan tekad dari Gubernur beserta seluruh pemda untuk transparan dan akuntabel," kata Ketua BPK Hadi Poernomo seusai mengadakan pertemuan tertutup dengan Gubernur Bali dan bupati/wali kota se-Bali di Denpasar, Senin (30/12).

Menurut dia, dengan transaksi keuangan secara "online" pemerintah daerah dan Bank Pembangunan Daerah Bali yang dapat diakses oleh BPK. Hal tersebut dapat menjadi semacam kamera sirkuit (CCTV) yang dapat memantau setiap penggunaan APBD.

"Kalau CCTV ada di mana-mana, mudah-mudahan KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) akan berkurang secara sistemik," ujarnya.

Hadi menyambut positif komitmen pemprov dan pemerintah kabupaten/kota di Bali. Kedatangannya yang semula untuk memberikan imbauan APBD "online" tersebut, ternyata pemerintah daerah sudah menyanggupi, tanpa perlu diwajibkan.

Ia menambahkan bahwa dengan mekanisme online, otomatis pendapatan daerah akan meningkatkan karena pengawasannya akan kuat, apalagi Bank Pembangunan Daerah Bali sudah berjanji membuat sistem manajemen kas. Nantinya setiap transaksi keuangan dari pemerintah daerah harus melalui transfer bank.

Pihaknya akan kembali ke Pulau Dewata pada Januari 2014 untuk menindaklanjuti komitmen kesediaan jajaran pemerintah di Bali, dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan sebagainya.

Hadi mengharapkan Bali dapat menjadi daerah di luar Pulau Jawa yang pertama menerapkan akses transaksi keuangan secara "online". Untuk provinsi di Pulau Jawa sudah diterapkan oleh Provinsi DKI Jakarta.

Sistem serupa, lanjut Hadi, sudah diterapkan jauh sebelumnya seperti di Amerika Serikat pada era 1930-an dan di Malaysia tahun 1996.

Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan kesiapan pihaknya untuk menerapkan sistem "online" itu.

"Dari 10 entitas di Bali itu `kan sudah terhubung langsung dengan BPD. Sekarang tinggal nyambungkan dengan BPK, sederhana sekali secara teknologi," katanya.

Pastika menyatakan dari sisi transparansi tidak ada masalah karena semua pemerintah daerah pada dasarnya ingin baik. (AN)

Pemkab Se-Bali Sepakat Terapkan APBD "Online"

Posted by Unknown No comments

Denpasar, Suara Buleleng - Pemerintah Provinsi Bali dan sembilan pemerintah kabupaten/kota di daerah itu sepakat mendukung terwujudnya pelaksanaan APBD secara "online" sehingga semua transaksi keuangan dapat diakses oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

"Ini semuanya tentu kebulatan tekad dari Gubernur beserta seluruh pemda untuk transparan dan akuntabel," kata Ketua BPK Hadi Poernomo seusai mengadakan pertemuan tertutup dengan Gubernur Bali dan bupati/wali kota se-Bali di Denpasar, Senin (30/12).

Menurut dia, dengan transaksi keuangan secara "online" pemerintah daerah dan Bank Pembangunan Daerah Bali yang dapat diakses oleh BPK. Hal tersebut dapat menjadi semacam kamera sirkuit (CCTV) yang dapat memantau setiap penggunaan APBD.

"Kalau CCTV ada di mana-mana, mudah-mudahan KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) akan berkurang secara sistemik," ujarnya.

Hadi menyambut positif komitmen pemprov dan pemerintah kabupaten/kota di Bali. Kedatangannya yang semula untuk memberikan imbauan APBD "online" tersebut, ternyata pemerintah daerah sudah menyanggupi, tanpa perlu diwajibkan.

Ia menambahkan bahwa dengan mekanisme online, otomatis pendapatan daerah akan meningkatkan karena pengawasannya akan kuat, apalagi Bank Pembangunan Daerah Bali sudah berjanji membuat sistem manajemen kas. Nantinya setiap transaksi keuangan dari pemerintah daerah harus melalui transfer bank.

Pihaknya akan kembali ke Pulau Dewata pada Januari 2014 untuk menindaklanjuti komitmen kesediaan jajaran pemerintah di Bali, dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan sebagainya.

Hadi mengharapkan Bali dapat menjadi daerah di luar Pulau Jawa yang pertama menerapkan akses transaksi keuangan secara "online". Untuk provinsi di Pulau Jawa sudah diterapkan oleh Provinsi DKI Jakarta.

Sistem serupa, lanjut Hadi, sudah diterapkan jauh sebelumnya seperti di Amerika Serikat pada era 1930-an dan di Malaysia tahun 1996.

Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan kesiapan pihaknya untuk menerapkan sistem "online" itu.

"Dari 10 entitas di Bali itu `kan sudah terhubung langsung dengan BPD. Sekarang tinggal nyambungkan dengan BPK, sederhana sekali secara teknologi," katanya.

Pastika menyatakan dari sisi transparansi tidak ada masalah karena semua pemerintah daerah pada dasarnya ingin baik. (AN)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Menggantung hampir tiga tahun, HPHD desa Selat di kecamatan Sukasada kembali menjadi perbincangan hangat saat hadirnya menteri kehutanan RI ke desa Selat Senin(30/12/2013. Menteri yang juga kader partai PAN ini menyoroti tanggungjawab Gubernur Bali.

Menurutnya urusan ijin merupakan urusan eksekutif bukan DPRD. Oleh karenanya Gubernur bali diminta segera mengeluarkan ijin HPHD Selat. Apalagi dari pengamatan dan laporan yang diterima hutan desa Selat sangat menjanjikann untuk dikelola demi kesejahteraan masyarakat.

"Menurut aturan perundangan, untuk rakyat itu eksekutif punya kewenangan, DPRD hanya mengawasi. Lain kalau hutan desa dikasikan ke orang lain desanya nggak dapat itu DPR boleh mengawasi. nantilah saya akan ngomong sama Gubernur Bali,"janjinya.

Didampingi Direktur Jenderal Bina Usaha Kehutanan, Bambang Hendroyono, Menhut Zulkifli, mengatakan Kementerian Kehutanan tidak bisa mengeluarkan izin HPHD karena terbentur regulasi. Terkait rekomendasi yang telah dikeluarkan Kemenhut, Zulkifli menjamin tidak akan mencabut rekomendasi hak pengelolaan kepada desa Selat walau rekomendasi itu telah berlangsung lebih dari satu tahun

Kemenhut Zulkifli menambahkan setelah melihat secara langsung perkembangan hutan desa di desa Selat maka pihaknya akan menajdikan Selat sebagai salah satu model pengembangan hutan desa.

Sementara itu Kepala dinas Kehutanan Propinsi bali Gede Nyoman Wiranata saat ditanya mengenai terganjalnya ijin HPHD mengaku menyerahkan sepenuhnya pada DPRD bali. Pasalnya kajian tersebut kini masih ditangan dewan

Sebelumnya anggota DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa menyayangkan sikap gubernur Bali Made Mangku Pastika yang hingga kini belum mengeluarkan SK HPHD

Sementara Perbekel desa Selat Made Suartana mengatakan luas areal hutan di desa Selat mencapai 552 hectar. Jika SK gubernur telah turun maka pengelolaan terhadap hutan desa dapat dimaksimalkan.

Direktur BUMDES Pandan Harum Ketut Mangku memaparkan bahwa pembentukan BUMDES tahun 2011 yang mengelola hutan berawal dari paceklik air sekitar tahun 1980 silam. Atas kenyataan itu muncul kesadaran masyarakat untuk melakukan gerakan penanaman pohon yang hinga kini masih terpelihara dengan baik. (BRU)

HPHD Tak Kunjung Turun Menteri Kritisi Gubernur

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Menggantung hampir tiga tahun, HPHD desa Selat di kecamatan Sukasada kembali menjadi perbincangan hangat saat hadirnya menteri kehutanan RI ke desa Selat Senin(30/12/2013. Menteri yang juga kader partai PAN ini menyoroti tanggungjawab Gubernur Bali.

Menurutnya urusan ijin merupakan urusan eksekutif bukan DPRD. Oleh karenanya Gubernur bali diminta segera mengeluarkan ijin HPHD Selat. Apalagi dari pengamatan dan laporan yang diterima hutan desa Selat sangat menjanjikann untuk dikelola demi kesejahteraan masyarakat.

"Menurut aturan perundangan, untuk rakyat itu eksekutif punya kewenangan, DPRD hanya mengawasi. Lain kalau hutan desa dikasikan ke orang lain desanya nggak dapat itu DPR boleh mengawasi. nantilah saya akan ngomong sama Gubernur Bali,"janjinya.

Didampingi Direktur Jenderal Bina Usaha Kehutanan, Bambang Hendroyono, Menhut Zulkifli, mengatakan Kementerian Kehutanan tidak bisa mengeluarkan izin HPHD karena terbentur regulasi. Terkait rekomendasi yang telah dikeluarkan Kemenhut, Zulkifli menjamin tidak akan mencabut rekomendasi hak pengelolaan kepada desa Selat walau rekomendasi itu telah berlangsung lebih dari satu tahun

Kemenhut Zulkifli menambahkan setelah melihat secara langsung perkembangan hutan desa di desa Selat maka pihaknya akan menajdikan Selat sebagai salah satu model pengembangan hutan desa.

Sementara itu Kepala dinas Kehutanan Propinsi bali Gede Nyoman Wiranata saat ditanya mengenai terganjalnya ijin HPHD mengaku menyerahkan sepenuhnya pada DPRD bali. Pasalnya kajian tersebut kini masih ditangan dewan

Sebelumnya anggota DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa menyayangkan sikap gubernur Bali Made Mangku Pastika yang hingga kini belum mengeluarkan SK HPHD

Sementara Perbekel desa Selat Made Suartana mengatakan luas areal hutan di desa Selat mencapai 552 hectar. Jika SK gubernur telah turun maka pengelolaan terhadap hutan desa dapat dimaksimalkan.

Direktur BUMDES Pandan Harum Ketut Mangku memaparkan bahwa pembentukan BUMDES tahun 2011 yang mengelola hutan berawal dari paceklik air sekitar tahun 1980 silam. Atas kenyataan itu muncul kesadaran masyarakat untuk melakukan gerakan penanaman pohon yang hinga kini masih terpelihara dengan baik. (BRU)

0 komentar:

Suara Buleleng - Terkadang hanya dengan mengetahui genre musik apa yang disukai seseorang, kita dapat menilai karakteristik orang yang bersangkutan. Tidak terkecuali bagi para penggemar musik heavy metal. Meski selama ini fans band heavy metal dianggap agresif dan sulit diatur, ternyata sebuah studi mengatakan hal yang berbeda.

Seorang psikolog bernama Viren Swami dari Westminster University UK meminta 219 wanita dan 195 pria yang tinggal di Inggris untuk mengisi survei tentang kepribadian mereka setelah mendengarkan dan memberikan rating kepada 10 lagu bergenre heavy metal.

Lalu ketika peneliti mencocokkan preferensi musik dengan kepribadian masing-masing partisipan, Profesor Swami menemukan fakta bahwa keterbukaan terhadap pengalaman baru merupakan faktor utama yang harus dimiliki seseorang agar bisa menikmati musik heavy metal.

Namun di sisi lain, peneliti juga menemukan partisipan yang memiliki kecenderungan kuat untuk mendengarkan heavy metal lebih cenderung rendah diri atau minder dan individual. Fans musik heavy metal atau biasa disebut dengan metal heads juga mempunyai tingkat keunikan di atas rata-rata, sekaligus tingkat kealiman di bawah rata-rata.

"Bisa jadi kaitan ini didorong oleh sikap mereka terhadap otoritas tertentu, salah satunya otoritas keagamaan. Sedangkan musik heavy metal dianggap dapat membantu meningkatkan harga diri dan mendorong evaluasi diri yang positif diantara orang-orang yang minder," kata peneliti, seperti dilansir laman Dailynewsen, Sabtu (28/12).

Untuk itu, peneliti menambahkan daripada mengecap para fans heavy metal sebagai orang-orang yang antisosial dan penuh kekerasan, akan lebih baik jika orang-orang di sekitarnya memahami kebutuhan psikologis para metal heads ini.

Uniknya, studi lain dari Heriot-Watt University, Edinburgh menemukan pecinta heavy metal sebenarnya mempunyai karakteristik yang sama dengan penggemar musik klasik. Keduanya sama-sama dikatakan kreatif sekaligus tertutup. Mereka juga cenderung terobsesi pada genre musik kesukaan mereka itu. (JPNN)

Pencinta Heavy Metal Ternyata Minder dan Penyendiri

Posted by Unknown No comments

Suara Buleleng - Terkadang hanya dengan mengetahui genre musik apa yang disukai seseorang, kita dapat menilai karakteristik orang yang bersangkutan. Tidak terkecuali bagi para penggemar musik heavy metal. Meski selama ini fans band heavy metal dianggap agresif dan sulit diatur, ternyata sebuah studi mengatakan hal yang berbeda.

Seorang psikolog bernama Viren Swami dari Westminster University UK meminta 219 wanita dan 195 pria yang tinggal di Inggris untuk mengisi survei tentang kepribadian mereka setelah mendengarkan dan memberikan rating kepada 10 lagu bergenre heavy metal.

Lalu ketika peneliti mencocokkan preferensi musik dengan kepribadian masing-masing partisipan, Profesor Swami menemukan fakta bahwa keterbukaan terhadap pengalaman baru merupakan faktor utama yang harus dimiliki seseorang agar bisa menikmati musik heavy metal.

Namun di sisi lain, peneliti juga menemukan partisipan yang memiliki kecenderungan kuat untuk mendengarkan heavy metal lebih cenderung rendah diri atau minder dan individual. Fans musik heavy metal atau biasa disebut dengan metal heads juga mempunyai tingkat keunikan di atas rata-rata, sekaligus tingkat kealiman di bawah rata-rata.

"Bisa jadi kaitan ini didorong oleh sikap mereka terhadap otoritas tertentu, salah satunya otoritas keagamaan. Sedangkan musik heavy metal dianggap dapat membantu meningkatkan harga diri dan mendorong evaluasi diri yang positif diantara orang-orang yang minder," kata peneliti, seperti dilansir laman Dailynewsen, Sabtu (28/12).

Untuk itu, peneliti menambahkan daripada mengecap para fans heavy metal sebagai orang-orang yang antisosial dan penuh kekerasan, akan lebih baik jika orang-orang di sekitarnya memahami kebutuhan psikologis para metal heads ini.

Uniknya, studi lain dari Heriot-Watt University, Edinburgh menemukan pecinta heavy metal sebenarnya mempunyai karakteristik yang sama dengan penggemar musik klasik. Keduanya sama-sama dikatakan kreatif sekaligus tertutup. Mereka juga cenderung terobsesi pada genre musik kesukaan mereka itu. (JPNN)

0 komentar:


Suara Buleleng - Planet Bumi makin bertambah tua. Para ilmuwan mulai mengkhawatirkan kondisi Bumi yang rapuh dan tidak mampu lagi mendukung kehidupan, termasuk bagi umat manusia.

Para ilmuwan menyatakan, bentuk nyata dari kehancuran Bumi sudah dapat dilihat dari bencana perubahan iklim, serangan asteroid dari ruang angkasa, sampai munculnya berbagai penyakit pandemi, seperti penyakit menular yang menyebar melalui populasi manusia di kawasan yang luas, misalnya benua, atau bahkan di seluruh dunia.

Beberapa film juga sudah menceritakan tentang berakhirnya kehidupan di Bumi. Misalnya The Day After Tomorrow. Di film fiksi ilmiah itu menggambarkan kehancuran Bumi akibat dari pemanasan global.

Meskipun hanya sebuah fiksi, tapi banyak ilmuwan yang meramalkan pemanasan global menjadi salah satu penyebab kehancuran Bumi yang terbesar.

Berikut lima penyebab nyata kehancuran Bumi dilansir Live Science, Minggu, 29 Desember 2013.


1. Pemanasan global

Ketakutan utama dari kehancuran Bumi adalah kerena perubahan iklim. Perubahan iklim dapat menyebabkan cuaca ekstrem, meningkatnya kekeringan di beberapa daerah, penyebaran penyakit ke seluruh dunia, dan daerah dataran rendah di planet Bumi akan tenggelam akibat naiknya permukaan air laut akibat mencair es di Kutub.

Bahkan, banyak ilmuwan yang menyatakan, perubahan iklim bisa menciptakan ketidakstabilan politik, bencana kekeringan, rusaknya ekosistem. Sehingga pada akhirnya Bumi tidak nyaman dan layak untuk ditempati.


2. Serangan Asteroid

Tercatat, hantaman meteor terdahsyat ke permukaan Bumi pada 30 Juni 1908, ke wilayah Siberia, Rusia menjadi ledakan meteor terbesar yang pernah terjadi sepanjang peradaban manusia.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian yang populer disebut Peristiwa Tunguska itu telah membumihanguskan 2.000 kilometer persegi wilayah hutan Siberia.

Para ilmuwan di dunia juga sangat mengkhawatirkan ancaman hujan batuan ruang angkasa yang sewaktu-waktu bisa menghantam Bumi.

Para astronom hanya mengetahui sebagian kecil dari jumlah batuan ruang angkasa, padahal masih banyak asteroid-asteroid yang tersembunyi di sistem Tata Surya.


3. Ancaman Penyakit

Penyakit baru selalu muncul setiap tahun. Beberapa penyakit yang menimbulkan pandemi di seluruh dunia adalah wabah penyakit pernapasan akut (SARS), flu burung, dan baru-baru ini muncul virus korona yang dikenal dengan MERS di Arab Saudi.

Sekarang, manusia di suatu negara memiliki hubungan dengan menusia lain di negara lain. Sehingga itu yang menyebabkan pendemi penyakit-penyakit berbahaya bisa menyebar dengan cepat.

"Ancaman pandemi global sudah sangat nyata terjadi," kata Joseph Miller, dalam bukunya yang berjudul Biology.


4. Perang Nuklir

Saat ini, keberadaan teknologi nuklir, oleh sebagian masyarakat dipersepsikan sebagai senjata, bom, atau hal-hal lain yang negatif.

Nuklir memang menakutkan. Korea Utara pernah memamerkan kekuatan senjata nuklir. Belum lagi, negara-negara lain yang masih menyembunyikannya.

Jika senjata nuklir berada di tangan yang salah, bisa dibayangkan betapa besar dampaknya bagi kesenjangan makhluk di Bumi, tak terkecuali manusia.


5. Efek Bola Salju (Snowball)

Penyebab-penyebab kehancuran Bumi yang disebutkan di atas bisa saja terjadi. Tapi, beberapa peneliti sangat yakin, efek bola salju dari beberapa penyebab itu akan lebih mungkin terjadi.

Contohnya, pemanasan global akan mengakibatkan perubahan iklim pada suatu negara, sehingga ekosistem pada negara tersebut akan rusak. Seperti, tanaman yang tidak bisa menghasilkan makanan.

Bencana itu memang terlihat kecil, karena terjadi pada satu negara. Tapi, sebenarnya bencana kecil itu lama-kelamaan akan terus meluas ke seluruh dunia. Dan akan terus menggerogoti Bumi secara bertahap. (VIVA)

Lima Fakta 'Kiamat' di Bumi Sudah di Depan Mata

Posted by Unknown No comments


Suara Buleleng - Planet Bumi makin bertambah tua. Para ilmuwan mulai mengkhawatirkan kondisi Bumi yang rapuh dan tidak mampu lagi mendukung kehidupan, termasuk bagi umat manusia.

Para ilmuwan menyatakan, bentuk nyata dari kehancuran Bumi sudah dapat dilihat dari bencana perubahan iklim, serangan asteroid dari ruang angkasa, sampai munculnya berbagai penyakit pandemi, seperti penyakit menular yang menyebar melalui populasi manusia di kawasan yang luas, misalnya benua, atau bahkan di seluruh dunia.

Beberapa film juga sudah menceritakan tentang berakhirnya kehidupan di Bumi. Misalnya The Day After Tomorrow. Di film fiksi ilmiah itu menggambarkan kehancuran Bumi akibat dari pemanasan global.

Meskipun hanya sebuah fiksi, tapi banyak ilmuwan yang meramalkan pemanasan global menjadi salah satu penyebab kehancuran Bumi yang terbesar.

Berikut lima penyebab nyata kehancuran Bumi dilansir Live Science, Minggu, 29 Desember 2013.


1. Pemanasan global

Ketakutan utama dari kehancuran Bumi adalah kerena perubahan iklim. Perubahan iklim dapat menyebabkan cuaca ekstrem, meningkatnya kekeringan di beberapa daerah, penyebaran penyakit ke seluruh dunia, dan daerah dataran rendah di planet Bumi akan tenggelam akibat naiknya permukaan air laut akibat mencair es di Kutub.

Bahkan, banyak ilmuwan yang menyatakan, perubahan iklim bisa menciptakan ketidakstabilan politik, bencana kekeringan, rusaknya ekosistem. Sehingga pada akhirnya Bumi tidak nyaman dan layak untuk ditempati.


2. Serangan Asteroid

Tercatat, hantaman meteor terdahsyat ke permukaan Bumi pada 30 Juni 1908, ke wilayah Siberia, Rusia menjadi ledakan meteor terbesar yang pernah terjadi sepanjang peradaban manusia.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian yang populer disebut Peristiwa Tunguska itu telah membumihanguskan 2.000 kilometer persegi wilayah hutan Siberia.

Para ilmuwan di dunia juga sangat mengkhawatirkan ancaman hujan batuan ruang angkasa yang sewaktu-waktu bisa menghantam Bumi.

Para astronom hanya mengetahui sebagian kecil dari jumlah batuan ruang angkasa, padahal masih banyak asteroid-asteroid yang tersembunyi di sistem Tata Surya.


3. Ancaman Penyakit

Penyakit baru selalu muncul setiap tahun. Beberapa penyakit yang menimbulkan pandemi di seluruh dunia adalah wabah penyakit pernapasan akut (SARS), flu burung, dan baru-baru ini muncul virus korona yang dikenal dengan MERS di Arab Saudi.

Sekarang, manusia di suatu negara memiliki hubungan dengan menusia lain di negara lain. Sehingga itu yang menyebabkan pendemi penyakit-penyakit berbahaya bisa menyebar dengan cepat.

"Ancaman pandemi global sudah sangat nyata terjadi," kata Joseph Miller, dalam bukunya yang berjudul Biology.


4. Perang Nuklir

Saat ini, keberadaan teknologi nuklir, oleh sebagian masyarakat dipersepsikan sebagai senjata, bom, atau hal-hal lain yang negatif.

Nuklir memang menakutkan. Korea Utara pernah memamerkan kekuatan senjata nuklir. Belum lagi, negara-negara lain yang masih menyembunyikannya.

Jika senjata nuklir berada di tangan yang salah, bisa dibayangkan betapa besar dampaknya bagi kesenjangan makhluk di Bumi, tak terkecuali manusia.


5. Efek Bola Salju (Snowball)

Penyebab-penyebab kehancuran Bumi yang disebutkan di atas bisa saja terjadi. Tapi, beberapa peneliti sangat yakin, efek bola salju dari beberapa penyebab itu akan lebih mungkin terjadi.

Contohnya, pemanasan global akan mengakibatkan perubahan iklim pada suatu negara, sehingga ekosistem pada negara tersebut akan rusak. Seperti, tanaman yang tidak bisa menghasilkan makanan.

Bencana itu memang terlihat kecil, karena terjadi pada satu negara. Tapi, sebenarnya bencana kecil itu lama-kelamaan akan terus meluas ke seluruh dunia. Dan akan terus menggerogoti Bumi secara bertahap. (VIVA)

0 komentar:


Jakarta, Suara Buleleng - Keberanian Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk membenahi Kota Jakarta dan dengan gaya kerjanya yang selalu blusukan ke kampung-kampung telah sukses memikat hati bukan hanya warga Jakarta, tetapi juga rakyat Indonesia di berbagai provinsi lain.

Banyak yang menginginkan pria yang akrab disapa Jokowi ini maju menjadi calon presiden (capres) dalam pemilu 2014 mendatang. Namun tidak sedikit pula warga yang menginginkan Jokowi menyelesaikan tugas pengabdiannya dalam membangun ibu kota hingga 2017.

Meski banyak lembaga survei yang menyatakan peluang mantan Wali Kota Solo ini sangat besar menjadi capres, namun beberapa pengamat politik memperingatkan bahwa pencapresan Jokowi akan menimbulkan konflik antara kebutuhan rakyat versus kepentingan politik pragmatis.

Pengamat politik senior dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit, menegaskan sudah banyak survei-survei yang dilakukan berbagai lembaga yang menyatakan Jokowi menduduki peringkat teratas dari banyak calon presiden (capres) yang telah mengajukan diri atau diusulkan oleh elite partai politik.

Keberadaan Jokowi menjadi Presiden RI pada tahun 2014, menurutnya, tidak lagi dilihat sebagai sudah waktunya bagi pria kelahiran Solo tersebut, agar mengembangkan sayapnya ke istana. Melainkan, sudah dilihat sebagai sebuah kebutuhan warga Indonesia atas sosok pemimpin yang baru, transparan dan merakyat.

“Jadi bukan karena sudah waktunya Jokowi maju menjadi capres, karena dia baru satu tahun sebagai Gubernur DKI. Banyak pekerjaan yang belum selesai dia lakukan dalam membangun Jakarta. Tetapi, saat ini, faktor keperluan terhadap sosok pemimpin yang baru dan merakyat paling berperan. Indonesia memerlukan dia sekarang. Makanya di survei-survei, banyak masyarakat menganggap Jokowi pantas menjadi Presiden RI selanjutnya,” kata Arbi, Minggu (29/12).

Dari satu tahun kepemimpinannya di Jakarta, cara peraih penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award 2010 ini dalam menjalankan kekuasaannya dikenal sangat santun, dekat pada rakyat, apa adanya, sederhana, transparan dan lebih terbuka kepada warga yang membutuhkan pertolongannya.

“Cara-cara dia melakukan kekuasaannya telah menjadi kebutuhan rakyat Indonesia. Karena capres-capres lainnya tidak bisa memberikan apa yang dibutuhkan rakyat Indonesia terhadap sosok pemimpin. Hanya Jokowi yang dibutuhkan rakyat saat ini,” kata Arbi.

Hal itu terbukti, ungkapnya, dari survei berdasarkan tingkat elektabilitas, Jokowi selalu merajai hasilnya. Baru satu tahun dia memimpin Jakarta, pria yang juga pengusaha mebel ini sudah berada di atas angin. Hati dan mata warga sudah tertuju pada sosok pria bertubuh kurus dan tinggi ini.

“Memang untuk menjadi capres, harus ada partai politik yang menaungi dan mendukung Jokowi. Tetapi tetap saja rakyat yang menentukan terpilih atau tidaknya seorang capres. Karena itu warga Jakarta tidak boleh mengeluh ditinggalkan Jokowi. Karena kalau Indonesia tidak dipegang oleh orang-orang yang tidak dapat dipercaya, maka akan hancurlah negeri ini,” tegas Arbi.


Merajai Hasil Survei
Apa yang disampaikan oleh Arbi hanya menggarisbawahi hasil berbagai jajak pendapat. Dari beberapa hasil survei yang dapat dirangkum selama satu tahun ini, baik yang dilakukan di Jakarta maupun di provinsi lain, Jokowi mengalahkan para tokoh politik yang jauh lebih senior.

Misalnya hasil riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI), duet Jokowi dengan Hatta Rajasa dianggap sebagai pasangan capres dan cawapres paling ideal. Keduanya dinilai merepresentasikan nasionalis-Islam, sehingga cocok menjadi Poros Tengah II. Hal ini bisa terwujud jika suara Partai Demokrat di bawah 15% sehingga tidak memperoleh mitra koalisi dan tiket capres.

Hasil Survei LSI Oktober 2013 menyatakan, elektabilitas Partai Golkar sebesar 20,4%. Kemudian, PDI Perjuangan 18,7% dan Partai Demokrat 9,8%. Kemudian diikuti Partai Gerindra (6,6%), PAN (5,2%), PPP (4,6%), PKB (4,6%), PKS (4,4%), Partai Hanura (3,4%), Partai Nasdem (2,0%), PBB (0,6%), PKPI (0,3%) dan tidak menjawab (19,4%).

Peneliti LSI Ardian Sopa mengatakan jika hasil pemilu seperti survei dan persyaratan capres adalah diajukan parpol dengan suara nasional 25 persen dan perolehan kursi DPR 20 persen, maka hanya Golkar dan PDIP yang bisa mengajukan capres. Dengan hasil survei itu, ujar dia, masih terbuka lahirnya Poros Tengah II yang mendapat sisa satu tiket capres dan cawapres 2014.

LSI mengkategorikan Golkar dan PDIP sebagai partai papan atas karena elektabilitasnya mendekati 20 persen. Sedangkan partai yang elektabilitasnya di bawah 10 persen masuk partai papan tengah. Mereka ini terdiri dari lima parpol berlatarbelakang nasionalis: Demokrat, Gerindra, Hanura, Nasdem, dan PKPI. Kemudian lima parpol Islam papan tengah: PAN, PKB, PPP, PKS, dan PBB. LSI memprediksi, capres yang diusung poros tengah adalah tokoh nasionalis dan cawapresnya berasal dari tokoh Islam.

Sesuai survei LSI, tokoh nasionalis parpol papan tengah yang dipilih responden yaitu Joko Widodo (38,3%), Prabowo Subianto (11,1%) dan Wiranto (10%). Sedangkan posisi cawapres dari parpol Islam, yaitu Hatta Rajasa (31,3%), Yusril Ihza Mahendra (15,2%), Muhaimin Iskandar (11,8%), Suryadhama Ali (10,7%) dan Anis Matta (7,5%).

Sedangkan menurut hasil survei Indo Barometer yang dilansir pada 22 Desember 2013, PDIP bakal kalah apabila ngotot memasang Megawati sebagai capres. Dari berbagai hasil survei sejauh ini, tampaknya pemilu 2014 akan menghasilkan tiga atau empat partai besar yang mendapat suara di atas 10 persen. Keempat partai itu adalah PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengungkapkan dari semua parpol, ada dua parpol yang layak dikedepankan menjadi dua partai terbesar, entah karena kekuatan basis pendukung maupun kekuatan figurnya, yakni PDI Perjuangan dan Partai Golkar.


Antara Jokowi dan Megawati
Dari PDIP, pilihan capres yang ada sejauh ini mengerucut pada dua nama, yaitu Megawati dan Jokowi. Ada kelompok yang menginginkan Megawati maju kembali dan ada yang ingin Jokowi.

“Jokowi dipertimbangkan karena sejumlah alasan di antaranya elektabilitasnya yang tinggi,” kata Qodari.

Bila merunut pada hasil survei Indobarometer, Jokowi sebagai capres PDIP akan selalu memenangkan pertarungan di pilpres mendatang melawan siapa pun bakal capres partai lainnya. Sebaliknya, Megawati akan cenderung kalah bila maju sebagai capres dihadapkan pada tokoh tertentu.

Di kalangan pemilih PDIP sendiri, prosentase pemilih Jokowi lebih solid daripada Megawati. Jika yang jadi capres adalah Jokowi, maka 76,8 persen pemilih PDIP memilih Jokowi. Sementara Megawati hanya 46,4 persen.

Dari kalangan kampus, survei Pusat Kajian dan Kepakaran Statistika (PK2D) Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung juga tetap menempatkan pria Solo itu sebagai orang yang paling populer di kalangan etnis Sunda. Ini merupakan fenomena yang cukup unik.

Survei dilakukan dari tanggal 6 -16 Desember 2013. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.587 orang, dengan sampling error 3%. Dari 26 Daerah Pemilihan atau Dapil yang tersebar di Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, hasil survei menempatkan Jokowi unggul di semua Dapil.

Tingkat popularitas Jokowi di survei ini melampaui Capres Partai Golkar Aburizal Bakrie, dan di bawah Ical ada nama mantan Ketum DPP Partai Golkar yang juga kini digadang-gadang oleh sejumlah parpol menjadi Capres, yakni Jusuf Kalla.


Tak Ada Pilihan Lain
Peneliti Senior Political Research Institute for Democracy (PRIDE) Indonesia Agus Herta Sumarto punya pendapat sendiri soal meroketnya mantan Wali Kota Solo ini menjelang Pemilu 2014.

Menurut Agus, sosok Jokowi yang merajai berbagai hasil survei karena warga Jakarta maupun rakyat Indonesia pada umumnya tidak punya pilihan lain atas calon pengganti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut argumennya, banyak rakyat melihat Jokowi sebagai figur pemimpin yang baru, dengan cara dan strategi memimpin berbeda dari pemimpin-pemimpin yang lama. Rakyat seperti penasaran bagaimana hasilnya jika figur baru dengan gaya baru yang membumi ini memimpin sebuah negara.

“Orang melihat Jokowi itu figur pemimpin yang baru. Berbeda dengan figur para pemimpin yang lama. Ada sesuatu yang membuat rakyat menyenangi pribadinya,” kata Agus.

Agus menyimpulkan seperti itu karena menurutnya prestasi Jokowi yang signifikan tak dapat diukur dari masa satu tahun memimpin Jakarta sekarang ini. Bahkan ada beberapa target tak terpenuhi seperti realisasi penyerapan anggaran dalam APBD DKI 2013 yang baru tercapai 68%.

“Jokowi dari segi kualitas tidak bagus-bagus amat. Realisasi anggaran yang masih rendah, itu bukan prestasi yang baik bagi seorang pemimpin. Selain itu, kita belum yakin bisa melihat kinerja Jokowi yang signifikan dalam membenahi Kota Jakarta. Tetapi publik melihat tidak ada calon lain yang sebaik Jokowi. Masyarakat bisa terbuka kalau melihat calon lain merupakan figur pemimpin yang baru dan bersih selain Jokowi,” ujarnya.


Dilema Etika
Secara konstitusi, tidak ada larangan Jokowi menjadi capres. Namun dari segi etika politik, menurut Agus, Jokowi belum layak maju karena belum ada ukuran pasti tentang hasil pekerjaannya sebagai gubernur DKI.

Diakuinya track record Jokowi dalam menghasilkan berbagai kebijakan publik sudah bagus dibandingkan pemimpin sebelumnya. Tetapi secara kinerja, belum terlihat hasil dalam mengatasi masalah Jakarta.

“Pekerjaannya belum ada yang berhasil. Kinerjanya kurang bagus. Meski track record-nya sudah benar. Seperti kebijakan penanganan banjir sudah benar, tetapi sampai saat ini banjir masih ada. Kemacetan juga begitu. Jadi belum ada hasil yang signifikan,” paparnya.

Bila wacana Jokowi maju sebagai capres terwujud, maka akan menjadi sebuah dilema bagi warga Jakarta, karena program-program pembangunan yang direncanakan Jokowi akan ditinggalkan begitu saja, tambahnya.


Akhirnya, Semua Tergantung Megawati
Selama Jokowi masih menjadi kader PDIP -- partai dengan budaya kepatuhan pada alur komando -- maka maju-tidaknya dia sebagai capres akan ditentukan oleh pimpinan partai, Megawati. Ketokohan di PDIP sama pentingnya seperti di Demokrat, namun bedanya garis-garis partai PDIP dipatuhi lurus hingga ke akar rumput.

Mereka yang mengikuti dari dekat cara kerja partai nasionalis ini akan tahu prinsip berikut: patuh atau keluar sendiri dari partai. Itulah kenapa PDIP jarang memecat kadernya, tidak seperti Demokrat atau partai-partai lain.

Pertanyaan menarik: bagaimana jika Megawati tetap maju sebagai capres dan menggandeng Jokowi sebagai wakilnya?

“Orang melihat Jokowi figur pemimpin baru. Kalau digandeng dengan Mega yang merupakan tokoh lama, maka akan banyak yang antipati terhadap Mega. Terjadilah kekecewaan publik, karena mereka menginginkan Jokowi sebagai capres, bukan cawapres,” tukas Agus.

Konklusi dari semua analisis dan hasil jajak pendapat tersebut, keberadaan Jokowi menjadi capres dihadapkan dalam satu konflik yang rumit: antara kebutuhan rakyat melawan kepentingan politik.

Poin pertama sudah jelas tercermin dari hasil survei yang mengindikasikan siapa pilihan rakyat. Poin kedua adalah mata pedang yang bahkan seorang Jokowi pun takkan sanggup menghadapinya sendirian. Rakyat boleh punya pilihan, tapi belum tentu pilihan mereka itu tersaji di depan mereka.

Para capres lain yang sadar tak punya kans bisa “memanas-manasi” Megawati – yang menurut survei bisa mereka kalahkan – agar maju sendiri sebagai capres mengamankan trah Sukarno. Atau jika PDIP gagal mencapai ambang batas untuk mengajukan calon sendiri, mitra koalisi bisa saja memberi syarat supaya Jokowi “maksimal” hanya menjadi cawapres. Atau dengan membesar-besarkan kisah bahwa Jokowi figur tak bertanggung jawab karena meninggalkan Solo di tengah masa jabatan, dan kemudian menelantarkan Jakarta dengan menjadi capres. Dalam politik, selalu ada cara.

Para pendukung Jokowi, yang tentu tidak semuanya simpatisan PDIP, harus mengharap kebesaran hati Megawati untuk memuluskan harapan mereka. Namun jadi capres atau tidak, Jokowi tetap merupakan tokoh paling fenomenal dalam dua tahun ini: memenangi pilgub DKI tanpa KTP Jakarta, merajai semua hasil survei capres tanpa sekali pun pernah memimpin parpol, menjadi salah satu yang paling banyak ditonton menurut data YouTube Asia Pasifik, dan tidak mau serakah mengoleksi gitar langka Metallica tanpa memberitahu KPK.

Mungkin dia memang the chosen one! (BS)

Jokowi Capres Terfavorit Karena Rakyat Butuh Dia

Posted by Unknown No comments


Jakarta, Suara Buleleng - Keberanian Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk membenahi Kota Jakarta dan dengan gaya kerjanya yang selalu blusukan ke kampung-kampung telah sukses memikat hati bukan hanya warga Jakarta, tetapi juga rakyat Indonesia di berbagai provinsi lain.

Banyak yang menginginkan pria yang akrab disapa Jokowi ini maju menjadi calon presiden (capres) dalam pemilu 2014 mendatang. Namun tidak sedikit pula warga yang menginginkan Jokowi menyelesaikan tugas pengabdiannya dalam membangun ibu kota hingga 2017.

Meski banyak lembaga survei yang menyatakan peluang mantan Wali Kota Solo ini sangat besar menjadi capres, namun beberapa pengamat politik memperingatkan bahwa pencapresan Jokowi akan menimbulkan konflik antara kebutuhan rakyat versus kepentingan politik pragmatis.

Pengamat politik senior dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit, menegaskan sudah banyak survei-survei yang dilakukan berbagai lembaga yang menyatakan Jokowi menduduki peringkat teratas dari banyak calon presiden (capres) yang telah mengajukan diri atau diusulkan oleh elite partai politik.

Keberadaan Jokowi menjadi Presiden RI pada tahun 2014, menurutnya, tidak lagi dilihat sebagai sudah waktunya bagi pria kelahiran Solo tersebut, agar mengembangkan sayapnya ke istana. Melainkan, sudah dilihat sebagai sebuah kebutuhan warga Indonesia atas sosok pemimpin yang baru, transparan dan merakyat.

“Jadi bukan karena sudah waktunya Jokowi maju menjadi capres, karena dia baru satu tahun sebagai Gubernur DKI. Banyak pekerjaan yang belum selesai dia lakukan dalam membangun Jakarta. Tetapi, saat ini, faktor keperluan terhadap sosok pemimpin yang baru dan merakyat paling berperan. Indonesia memerlukan dia sekarang. Makanya di survei-survei, banyak masyarakat menganggap Jokowi pantas menjadi Presiden RI selanjutnya,” kata Arbi, Minggu (29/12).

Dari satu tahun kepemimpinannya di Jakarta, cara peraih penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award 2010 ini dalam menjalankan kekuasaannya dikenal sangat santun, dekat pada rakyat, apa adanya, sederhana, transparan dan lebih terbuka kepada warga yang membutuhkan pertolongannya.

“Cara-cara dia melakukan kekuasaannya telah menjadi kebutuhan rakyat Indonesia. Karena capres-capres lainnya tidak bisa memberikan apa yang dibutuhkan rakyat Indonesia terhadap sosok pemimpin. Hanya Jokowi yang dibutuhkan rakyat saat ini,” kata Arbi.

Hal itu terbukti, ungkapnya, dari survei berdasarkan tingkat elektabilitas, Jokowi selalu merajai hasilnya. Baru satu tahun dia memimpin Jakarta, pria yang juga pengusaha mebel ini sudah berada di atas angin. Hati dan mata warga sudah tertuju pada sosok pria bertubuh kurus dan tinggi ini.

“Memang untuk menjadi capres, harus ada partai politik yang menaungi dan mendukung Jokowi. Tetapi tetap saja rakyat yang menentukan terpilih atau tidaknya seorang capres. Karena itu warga Jakarta tidak boleh mengeluh ditinggalkan Jokowi. Karena kalau Indonesia tidak dipegang oleh orang-orang yang tidak dapat dipercaya, maka akan hancurlah negeri ini,” tegas Arbi.


Merajai Hasil Survei
Apa yang disampaikan oleh Arbi hanya menggarisbawahi hasil berbagai jajak pendapat. Dari beberapa hasil survei yang dapat dirangkum selama satu tahun ini, baik yang dilakukan di Jakarta maupun di provinsi lain, Jokowi mengalahkan para tokoh politik yang jauh lebih senior.

Misalnya hasil riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI), duet Jokowi dengan Hatta Rajasa dianggap sebagai pasangan capres dan cawapres paling ideal. Keduanya dinilai merepresentasikan nasionalis-Islam, sehingga cocok menjadi Poros Tengah II. Hal ini bisa terwujud jika suara Partai Demokrat di bawah 15% sehingga tidak memperoleh mitra koalisi dan tiket capres.

Hasil Survei LSI Oktober 2013 menyatakan, elektabilitas Partai Golkar sebesar 20,4%. Kemudian, PDI Perjuangan 18,7% dan Partai Demokrat 9,8%. Kemudian diikuti Partai Gerindra (6,6%), PAN (5,2%), PPP (4,6%), PKB (4,6%), PKS (4,4%), Partai Hanura (3,4%), Partai Nasdem (2,0%), PBB (0,6%), PKPI (0,3%) dan tidak menjawab (19,4%).

Peneliti LSI Ardian Sopa mengatakan jika hasil pemilu seperti survei dan persyaratan capres adalah diajukan parpol dengan suara nasional 25 persen dan perolehan kursi DPR 20 persen, maka hanya Golkar dan PDIP yang bisa mengajukan capres. Dengan hasil survei itu, ujar dia, masih terbuka lahirnya Poros Tengah II yang mendapat sisa satu tiket capres dan cawapres 2014.

LSI mengkategorikan Golkar dan PDIP sebagai partai papan atas karena elektabilitasnya mendekati 20 persen. Sedangkan partai yang elektabilitasnya di bawah 10 persen masuk partai papan tengah. Mereka ini terdiri dari lima parpol berlatarbelakang nasionalis: Demokrat, Gerindra, Hanura, Nasdem, dan PKPI. Kemudian lima parpol Islam papan tengah: PAN, PKB, PPP, PKS, dan PBB. LSI memprediksi, capres yang diusung poros tengah adalah tokoh nasionalis dan cawapresnya berasal dari tokoh Islam.

Sesuai survei LSI, tokoh nasionalis parpol papan tengah yang dipilih responden yaitu Joko Widodo (38,3%), Prabowo Subianto (11,1%) dan Wiranto (10%). Sedangkan posisi cawapres dari parpol Islam, yaitu Hatta Rajasa (31,3%), Yusril Ihza Mahendra (15,2%), Muhaimin Iskandar (11,8%), Suryadhama Ali (10,7%) dan Anis Matta (7,5%).

Sedangkan menurut hasil survei Indo Barometer yang dilansir pada 22 Desember 2013, PDIP bakal kalah apabila ngotot memasang Megawati sebagai capres. Dari berbagai hasil survei sejauh ini, tampaknya pemilu 2014 akan menghasilkan tiga atau empat partai besar yang mendapat suara di atas 10 persen. Keempat partai itu adalah PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengungkapkan dari semua parpol, ada dua parpol yang layak dikedepankan menjadi dua partai terbesar, entah karena kekuatan basis pendukung maupun kekuatan figurnya, yakni PDI Perjuangan dan Partai Golkar.


Antara Jokowi dan Megawati
Dari PDIP, pilihan capres yang ada sejauh ini mengerucut pada dua nama, yaitu Megawati dan Jokowi. Ada kelompok yang menginginkan Megawati maju kembali dan ada yang ingin Jokowi.

“Jokowi dipertimbangkan karena sejumlah alasan di antaranya elektabilitasnya yang tinggi,” kata Qodari.

Bila merunut pada hasil survei Indobarometer, Jokowi sebagai capres PDIP akan selalu memenangkan pertarungan di pilpres mendatang melawan siapa pun bakal capres partai lainnya. Sebaliknya, Megawati akan cenderung kalah bila maju sebagai capres dihadapkan pada tokoh tertentu.

Di kalangan pemilih PDIP sendiri, prosentase pemilih Jokowi lebih solid daripada Megawati. Jika yang jadi capres adalah Jokowi, maka 76,8 persen pemilih PDIP memilih Jokowi. Sementara Megawati hanya 46,4 persen.

Dari kalangan kampus, survei Pusat Kajian dan Kepakaran Statistika (PK2D) Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung juga tetap menempatkan pria Solo itu sebagai orang yang paling populer di kalangan etnis Sunda. Ini merupakan fenomena yang cukup unik.

Survei dilakukan dari tanggal 6 -16 Desember 2013. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.587 orang, dengan sampling error 3%. Dari 26 Daerah Pemilihan atau Dapil yang tersebar di Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, hasil survei menempatkan Jokowi unggul di semua Dapil.

Tingkat popularitas Jokowi di survei ini melampaui Capres Partai Golkar Aburizal Bakrie, dan di bawah Ical ada nama mantan Ketum DPP Partai Golkar yang juga kini digadang-gadang oleh sejumlah parpol menjadi Capres, yakni Jusuf Kalla.


Tak Ada Pilihan Lain
Peneliti Senior Political Research Institute for Democracy (PRIDE) Indonesia Agus Herta Sumarto punya pendapat sendiri soal meroketnya mantan Wali Kota Solo ini menjelang Pemilu 2014.

Menurut Agus, sosok Jokowi yang merajai berbagai hasil survei karena warga Jakarta maupun rakyat Indonesia pada umumnya tidak punya pilihan lain atas calon pengganti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut argumennya, banyak rakyat melihat Jokowi sebagai figur pemimpin yang baru, dengan cara dan strategi memimpin berbeda dari pemimpin-pemimpin yang lama. Rakyat seperti penasaran bagaimana hasilnya jika figur baru dengan gaya baru yang membumi ini memimpin sebuah negara.

“Orang melihat Jokowi itu figur pemimpin yang baru. Berbeda dengan figur para pemimpin yang lama. Ada sesuatu yang membuat rakyat menyenangi pribadinya,” kata Agus.

Agus menyimpulkan seperti itu karena menurutnya prestasi Jokowi yang signifikan tak dapat diukur dari masa satu tahun memimpin Jakarta sekarang ini. Bahkan ada beberapa target tak terpenuhi seperti realisasi penyerapan anggaran dalam APBD DKI 2013 yang baru tercapai 68%.

“Jokowi dari segi kualitas tidak bagus-bagus amat. Realisasi anggaran yang masih rendah, itu bukan prestasi yang baik bagi seorang pemimpin. Selain itu, kita belum yakin bisa melihat kinerja Jokowi yang signifikan dalam membenahi Kota Jakarta. Tetapi publik melihat tidak ada calon lain yang sebaik Jokowi. Masyarakat bisa terbuka kalau melihat calon lain merupakan figur pemimpin yang baru dan bersih selain Jokowi,” ujarnya.


Dilema Etika
Secara konstitusi, tidak ada larangan Jokowi menjadi capres. Namun dari segi etika politik, menurut Agus, Jokowi belum layak maju karena belum ada ukuran pasti tentang hasil pekerjaannya sebagai gubernur DKI.

Diakuinya track record Jokowi dalam menghasilkan berbagai kebijakan publik sudah bagus dibandingkan pemimpin sebelumnya. Tetapi secara kinerja, belum terlihat hasil dalam mengatasi masalah Jakarta.

“Pekerjaannya belum ada yang berhasil. Kinerjanya kurang bagus. Meski track record-nya sudah benar. Seperti kebijakan penanganan banjir sudah benar, tetapi sampai saat ini banjir masih ada. Kemacetan juga begitu. Jadi belum ada hasil yang signifikan,” paparnya.

Bila wacana Jokowi maju sebagai capres terwujud, maka akan menjadi sebuah dilema bagi warga Jakarta, karena program-program pembangunan yang direncanakan Jokowi akan ditinggalkan begitu saja, tambahnya.


Akhirnya, Semua Tergantung Megawati
Selama Jokowi masih menjadi kader PDIP -- partai dengan budaya kepatuhan pada alur komando -- maka maju-tidaknya dia sebagai capres akan ditentukan oleh pimpinan partai, Megawati. Ketokohan di PDIP sama pentingnya seperti di Demokrat, namun bedanya garis-garis partai PDIP dipatuhi lurus hingga ke akar rumput.

Mereka yang mengikuti dari dekat cara kerja partai nasionalis ini akan tahu prinsip berikut: patuh atau keluar sendiri dari partai. Itulah kenapa PDIP jarang memecat kadernya, tidak seperti Demokrat atau partai-partai lain.

Pertanyaan menarik: bagaimana jika Megawati tetap maju sebagai capres dan menggandeng Jokowi sebagai wakilnya?

“Orang melihat Jokowi figur pemimpin baru. Kalau digandeng dengan Mega yang merupakan tokoh lama, maka akan banyak yang antipati terhadap Mega. Terjadilah kekecewaan publik, karena mereka menginginkan Jokowi sebagai capres, bukan cawapres,” tukas Agus.

Konklusi dari semua analisis dan hasil jajak pendapat tersebut, keberadaan Jokowi menjadi capres dihadapkan dalam satu konflik yang rumit: antara kebutuhan rakyat melawan kepentingan politik.

Poin pertama sudah jelas tercermin dari hasil survei yang mengindikasikan siapa pilihan rakyat. Poin kedua adalah mata pedang yang bahkan seorang Jokowi pun takkan sanggup menghadapinya sendirian. Rakyat boleh punya pilihan, tapi belum tentu pilihan mereka itu tersaji di depan mereka.

Para capres lain yang sadar tak punya kans bisa “memanas-manasi” Megawati – yang menurut survei bisa mereka kalahkan – agar maju sendiri sebagai capres mengamankan trah Sukarno. Atau jika PDIP gagal mencapai ambang batas untuk mengajukan calon sendiri, mitra koalisi bisa saja memberi syarat supaya Jokowi “maksimal” hanya menjadi cawapres. Atau dengan membesar-besarkan kisah bahwa Jokowi figur tak bertanggung jawab karena meninggalkan Solo di tengah masa jabatan, dan kemudian menelantarkan Jakarta dengan menjadi capres. Dalam politik, selalu ada cara.

Para pendukung Jokowi, yang tentu tidak semuanya simpatisan PDIP, harus mengharap kebesaran hati Megawati untuk memuluskan harapan mereka. Namun jadi capres atau tidak, Jokowi tetap merupakan tokoh paling fenomenal dalam dua tahun ini: memenangi pilgub DKI tanpa KTP Jakarta, merajai semua hasil survei capres tanpa sekali pun pernah memimpin parpol, menjadi salah satu yang paling banyak ditonton menurut data YouTube Asia Pasifik, dan tidak mau serakah mengoleksi gitar langka Metallica tanpa memberitahu KPK.

Mungkin dia memang the chosen one! (BS)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Karena tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah, sekelompok pemuda di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, berinisiatif memperbaiki jembatan di desa itu secara swadaya, Minggu (29/12) kemarin. Ini dilakukan karena jembatan yang dikenal dengan nama jembatan Apit Yeh itu sangat penting sebagai penghubung antara Desa Banjar di Kecamatan Banjar dengan Desa Kalianget di Kecamatan Seririt.

Pemuda yang menamakan diri Komunitas Semeton Apit Yeh (Semut Api) itu mengeluarkan dana secara iuran. Karena tak bisa mengumpulkan dana terlalu besar, mereka melakukan perbaikan secara bertahap. Bahkan pembelian semen dilakukan secara eceran, yakni per kilogram saja.

Koordinator Semut Api, Ida Kade Abra Widana, mengatakan jembatan Apit Yeh itu selama ini menjadi penghubung antara Desa Banjar di Kecamatan Banjar dengan Desa Kalianget di Kecamatan Seririt. Jembatan itu juga memudahkan akses warga menuju Desa Rangdu dan Desa Sulanyah. Keduanya ada di Kecamatan Seririt. Namun belakangan ini kondisi jembatan sangat memprihatinkan.

Di tengah jembatan terdapat sejumlah lubang yang sangat berbahaya jika dilewati. Sedikitnya ada tiga lubang yang cukup besar. Dikhawatirkan lubang-lubang itu akan berbahaya bagi pengendara motor, apalagi pada malam hari. "Kami khawatir ada warga yang menggunakan jembatan ini dan terkena lubang itu. Makanya kami swadaya memperbaiki jembatan itu. Paling tidak kami berupaya supaya jembatan ini layak dilewati sepeda motor saja," katanya. (BP)

Pemuda Banjar Perbaiki Jembatan Secara Swadaya

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Karena tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah, sekelompok pemuda di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, berinisiatif memperbaiki jembatan di desa itu secara swadaya, Minggu (29/12) kemarin. Ini dilakukan karena jembatan yang dikenal dengan nama jembatan Apit Yeh itu sangat penting sebagai penghubung antara Desa Banjar di Kecamatan Banjar dengan Desa Kalianget di Kecamatan Seririt.

Pemuda yang menamakan diri Komunitas Semeton Apit Yeh (Semut Api) itu mengeluarkan dana secara iuran. Karena tak bisa mengumpulkan dana terlalu besar, mereka melakukan perbaikan secara bertahap. Bahkan pembelian semen dilakukan secara eceran, yakni per kilogram saja.

Koordinator Semut Api, Ida Kade Abra Widana, mengatakan jembatan Apit Yeh itu selama ini menjadi penghubung antara Desa Banjar di Kecamatan Banjar dengan Desa Kalianget di Kecamatan Seririt. Jembatan itu juga memudahkan akses warga menuju Desa Rangdu dan Desa Sulanyah. Keduanya ada di Kecamatan Seririt. Namun belakangan ini kondisi jembatan sangat memprihatinkan.

Di tengah jembatan terdapat sejumlah lubang yang sangat berbahaya jika dilewati. Sedikitnya ada tiga lubang yang cukup besar. Dikhawatirkan lubang-lubang itu akan berbahaya bagi pengendara motor, apalagi pada malam hari. "Kami khawatir ada warga yang menggunakan jembatan ini dan terkena lubang itu. Makanya kami swadaya memperbaiki jembatan itu. Paling tidak kami berupaya supaya jembatan ini layak dilewati sepeda motor saja," katanya. (BP)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Polisi mengantisipasi kerusakan terumbu karang di perairan Selat Bali yang mengelilingi Pulau Menjangan, Kabupaten Buleleng, seiring dengan meningkatnya aktivitas nelayan yang menggunakan pukat harimau dan bahan peledak.

"Untuk mengantisipasinya, kami sudah menyiagakan 30 personel di Pulau Menjangan," kata Kepala Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Buleleng, Ajun Komisaris Made Mustiada, di Singaraja, Minggu (29/12).

Ia mengaku mendapat laporan dari nelayan setempat mengenai adanya aktivitas nelayan dari Jawa Timur dan Kabupaten Jembrana yang menggunakan pukat harimau dan bahan peledak.

"Kalau dibiarkan, maka kerusakan lingkungan di sekitar Pulau Menjangan tak dapat dihindari," kata Made Mustiada yang juga Kepala Sub-Bagian Humas Polres Buleleng itu.

Pulau Menjangan juga dikenal sebagai objek wisata bahari yang didatangi para penyelam karena keindahan pemandangan bawah lautnya. (AN)

Terumbu Karang Pulau Menjangan Terancam

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Polisi mengantisipasi kerusakan terumbu karang di perairan Selat Bali yang mengelilingi Pulau Menjangan, Kabupaten Buleleng, seiring dengan meningkatnya aktivitas nelayan yang menggunakan pukat harimau dan bahan peledak.

"Untuk mengantisipasinya, kami sudah menyiagakan 30 personel di Pulau Menjangan," kata Kepala Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Buleleng, Ajun Komisaris Made Mustiada, di Singaraja, Minggu (29/12).

Ia mengaku mendapat laporan dari nelayan setempat mengenai adanya aktivitas nelayan dari Jawa Timur dan Kabupaten Jembrana yang menggunakan pukat harimau dan bahan peledak.

"Kalau dibiarkan, maka kerusakan lingkungan di sekitar Pulau Menjangan tak dapat dihindari," kata Made Mustiada yang juga Kepala Sub-Bagian Humas Polres Buleleng itu.

Pulau Menjangan juga dikenal sebagai objek wisata bahari yang didatangi para penyelam karena keindahan pemandangan bawah lautnya. (AN)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Pemerintah Provinsi Bali segera mewujudkan proyek pembangunan jalan pintas atau "shortcut" yang menghubungkan Denpasar dengan Singaraja, Kabupaten Buleleng.

"Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dimulai pengerjaannya," kata Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, di Singaraja, Minggu (29/12).

Selain dapat menyingkat waktu tempuh perjalanan Denpasar-Singaraja, "shortcut" melalui Bedugul, Kabupaten Tabanan, itu juga bertujuan untuk memeratakan pertumbuhan ekonomi.

Selama ini pesatnya pertumbuhan ekonomi masih berada di wilayah Bali selatan yang meliputi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Sementara itu, wilayah Bali utara relatif stagnan, bahkan pendapatan dari sektor pariwisata masih tertinggal dengan delapan kabupaten/kota lainnya di Bali.

"Kalau waktu pengerjaannya tiga tahun, maka tahun 2017 jalan itu sudah bisa dioperasikan," kata Sudikerta.

Jalan tersebut rencananya akan dibangun lurus melalui Bedugul, Pancasari, dan Gitgit.

Selama ini waktu tempuh Denpasar-Singaraja mencapai tiga hingga empat jam melalui jalur perbukitan yang rawan longsor pada musim hujan. (AN)

Shortcut Denpasar-Singaraja Segera Terwujud

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Pemerintah Provinsi Bali segera mewujudkan proyek pembangunan jalan pintas atau "shortcut" yang menghubungkan Denpasar dengan Singaraja, Kabupaten Buleleng.

"Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dimulai pengerjaannya," kata Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, di Singaraja, Minggu (29/12).

Selain dapat menyingkat waktu tempuh perjalanan Denpasar-Singaraja, "shortcut" melalui Bedugul, Kabupaten Tabanan, itu juga bertujuan untuk memeratakan pertumbuhan ekonomi.

Selama ini pesatnya pertumbuhan ekonomi masih berada di wilayah Bali selatan yang meliputi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Sementara itu, wilayah Bali utara relatif stagnan, bahkan pendapatan dari sektor pariwisata masih tertinggal dengan delapan kabupaten/kota lainnya di Bali.

"Kalau waktu pengerjaannya tiga tahun, maka tahun 2017 jalan itu sudah bisa dioperasikan," kata Sudikerta.

Jalan tersebut rencananya akan dibangun lurus melalui Bedugul, Pancasari, dan Gitgit.

Selama ini waktu tempuh Denpasar-Singaraja mencapai tiga hingga empat jam melalui jalur perbukitan yang rawan longsor pada musim hujan. (AN)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Ajang bergengsi di Cabang Olahraga Bulutangkis yang telah menjadi Program tetap Pengkab PBSI Buleleng kembali digelar, bahkan pada tahun ini, Tournament Badminton Championship Singaraja Open V diikuti 450 peserta dari berbagai klub di Bali, Pengkab PBSI Se-Bali termasuk atlit Pelatihan Propinsi Bali, selain itu juga melibatkan pemain bulutangkis dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur serta 20 atlit bulutangkis dari Jepang.

Kejuaraan Terbuka Bulutangkis Internasional bertajuk Tournament Badminton Championship Singaraja Open V tahun 2013 secara resmi dibuka Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, I Nyoman Artha Widnyana, Sabtu (28/12/2013) didampingi Ketua Panitia Putu Putra Dana, ditandai dengan pemukulan Gong.

Ketua Umum KONI Buleleng Artha Widnyana mengatakan, Kejuaraan yang digelar PBSI Buleleng diharapkan mampu mengali potensi pemain bulutangkis sejak dini, “melalui kegiatan yang dilakukan telah mampu melirik atlit-atlit yang mampu mengharumkan nama Buleleng dan tentunya dimulai sejak usia dini, seperti yang dilakukan Pengkab PBSI Buleleng,” ujarnya.

Ajang Kejuaraan Terbuka Bulutangkis Internasional bertajuk Tournament Badminton Championship Singaraja Open V tahun 2013 dibagi dalam enam kelompok pertandingan, bahkan kegiatan ini juga menekankan pada upaya pencarian bibit-bibit pemain bulutangkis terbukti dengan keterlibatan Kelompok Usia Dini Putra dan Putri serta Kelompok Anak-Anak Putra dan Putri. (BRU)

Singaraja Open V, Ajang Menggali Potensi Atlit Bulutangkis

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Ajang bergengsi di Cabang Olahraga Bulutangkis yang telah menjadi Program tetap Pengkab PBSI Buleleng kembali digelar, bahkan pada tahun ini, Tournament Badminton Championship Singaraja Open V diikuti 450 peserta dari berbagai klub di Bali, Pengkab PBSI Se-Bali termasuk atlit Pelatihan Propinsi Bali, selain itu juga melibatkan pemain bulutangkis dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur serta 20 atlit bulutangkis dari Jepang.

Kejuaraan Terbuka Bulutangkis Internasional bertajuk Tournament Badminton Championship Singaraja Open V tahun 2013 secara resmi dibuka Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, I Nyoman Artha Widnyana, Sabtu (28/12/2013) didampingi Ketua Panitia Putu Putra Dana, ditandai dengan pemukulan Gong.

Ketua Umum KONI Buleleng Artha Widnyana mengatakan, Kejuaraan yang digelar PBSI Buleleng diharapkan mampu mengali potensi pemain bulutangkis sejak dini, “melalui kegiatan yang dilakukan telah mampu melirik atlit-atlit yang mampu mengharumkan nama Buleleng dan tentunya dimulai sejak usia dini, seperti yang dilakukan Pengkab PBSI Buleleng,” ujarnya.

Ajang Kejuaraan Terbuka Bulutangkis Internasional bertajuk Tournament Badminton Championship Singaraja Open V tahun 2013 dibagi dalam enam kelompok pertandingan, bahkan kegiatan ini juga menekankan pada upaya pencarian bibit-bibit pemain bulutangkis terbukti dengan keterlibatan Kelompok Usia Dini Putra dan Putri serta Kelompok Anak-Anak Putra dan Putri. (BRU)

0 komentar:


Denpasar, Suara Buleleng - Provinsi Bali menempati urutan kelima nasional sebagai daerah yang menyumbangkan kasus HIV/AIDS selama periode 1987-2013.

"Secara epidemologi kami perkirakan jumlah kasusnya mencapai 26.000, namun catatan resminya hanya 8.000 kasus dari tahun 1987 hingga Oktober 2013," kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Wira Sunetra di Denpasar, Jumat (27/12).

Saat menjadi pembicara pada seminar pencegahan HIV/AIDS yang digelar oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Provinsi Bali itu dia menganggap kasus HIV/AIDS seperti fenomena gunung es yang tampak kecil dipermukaan.

"Yang terdata hanya delapan ribu, tapi menurut kami masih ada 16 ribu yang tidak ada catatan kasusnya,` ujar Wira.

Dalam menekan kasus HIV/AIDS di Bali, lanjut Wira, Dinas Kesehatan akan mendidik dan menyiapkan tenaga konseling di setiap puskesmasi, terutama untuk menyasar ibu rumah tangga yang baru memasuki masa kehamilan.

"Di Bali ada 118 unit puskesmas dan sekarang baru tersedia 50 tenaga konseling. Salah satu program kami adalah menambah dan mendidik tenaga konseling untuk menyasar ibu rumah tangga agar dapat terhindar dari HIV/AIDS," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif PKBI Bali I Ketut Sukanata mengemukakan bahwa seminar itu bertujuan untuk mengembangkan program advokasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi mandiri pada 2020. 

"Acara seminar ini bertujuan untuk mengembangkan program advokasi kesehatan seksual dan reproduksi yang mandiri pada tahun 2020," katanya.

Dia menilai remaja di zaman sekarang sudah memiliki hasrat seksual yang tinggi, namun kurang diimbangi dengan pengetahuan yang benar tentang seks.

"Hasrat seksual pada remaja adalah normal, namun tidak adanya pengetahuan yang benar menyebabkan hal tersebut berbahaya sehingga memicu IMS, aborsi hingga HIV-AIDS pada remaja," katanya.

Menurut dia, upaya untuk melindungi dari bahaya HIV/AIDS adalah melalui bimbingan konseling dan edukasi. (AN)

Bali Posisi Kelima Nasional Kasus HIV/AIDS

Posted by Unknown No comments


Denpasar, Suara Buleleng - Provinsi Bali menempati urutan kelima nasional sebagai daerah yang menyumbangkan kasus HIV/AIDS selama periode 1987-2013.

"Secara epidemologi kami perkirakan jumlah kasusnya mencapai 26.000, namun catatan resminya hanya 8.000 kasus dari tahun 1987 hingga Oktober 2013," kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Wira Sunetra di Denpasar, Jumat (27/12).

Saat menjadi pembicara pada seminar pencegahan HIV/AIDS yang digelar oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Provinsi Bali itu dia menganggap kasus HIV/AIDS seperti fenomena gunung es yang tampak kecil dipermukaan.

"Yang terdata hanya delapan ribu, tapi menurut kami masih ada 16 ribu yang tidak ada catatan kasusnya,` ujar Wira.

Dalam menekan kasus HIV/AIDS di Bali, lanjut Wira, Dinas Kesehatan akan mendidik dan menyiapkan tenaga konseling di setiap puskesmasi, terutama untuk menyasar ibu rumah tangga yang baru memasuki masa kehamilan.

"Di Bali ada 118 unit puskesmas dan sekarang baru tersedia 50 tenaga konseling. Salah satu program kami adalah menambah dan mendidik tenaga konseling untuk menyasar ibu rumah tangga agar dapat terhindar dari HIV/AIDS," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif PKBI Bali I Ketut Sukanata mengemukakan bahwa seminar itu bertujuan untuk mengembangkan program advokasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi mandiri pada 2020. 

"Acara seminar ini bertujuan untuk mengembangkan program advokasi kesehatan seksual dan reproduksi yang mandiri pada tahun 2020," katanya.

Dia menilai remaja di zaman sekarang sudah memiliki hasrat seksual yang tinggi, namun kurang diimbangi dengan pengetahuan yang benar tentang seks.

"Hasrat seksual pada remaja adalah normal, namun tidak adanya pengetahuan yang benar menyebabkan hal tersebut berbahaya sehingga memicu IMS, aborsi hingga HIV-AIDS pada remaja," katanya.

Menurut dia, upaya untuk melindungi dari bahaya HIV/AIDS adalah melalui bimbingan konseling dan edukasi. (AN)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Ratusan benda yang terbuat dari pipa paralon yang dimodifikasi dengan mengunakan pematik korek api dan kerap disebut Bom Spirtus karena mengunakan bahan spirtus dan karbit hingga menimbulkan suara ledakan yang besar diamankan Polsek Seririt secara bertahap dari sejumlah rumah di Kecamatan Seririt, sedangkan Polsek Kubutambahan juga mengamankan sejumlah meriam rakitan atau biasa disebut lomloman.

Diamankannya ratusan bom spirtus dan meriam rakitan oleh polisi itu setelah mendapatkan keluhan dari warga akibat suara ledakan yang dihasilkan kedua benda itu sangat besar, bahkan kedua benda itu sangat berbahaya bagi pengunanya sehingga polisi secara bertahap terus menerus melakukan razia.

“Memang Polsek Seririt dan Polsek Sawan telah menyita ratusan alat yang berbahaya dan digunakan sejumlah anak-anak termasuk anak muda untuk menimbulkan suara yang keras, ini juga berkat laporan masyarakat yang mangaku resah, “ ungkap Kasubbag Humas Polres Buleleng, AKP. Made Mustiada.

Sementara, ratusan bom spirtus dan meriam rakitan yang ditemukan polisi di wilayah Kecamatan Seririt dan Kecamatan Kubutambahan itu masih diamankan di dua Polsek, demikian juga peningkatan razia terhadap kedua benda itu masih dilakukan polisi secara bertahap. (BRU)

Polisi Amankan Bom Spirtus dan Meriam Rakitan

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Ratusan benda yang terbuat dari pipa paralon yang dimodifikasi dengan mengunakan pematik korek api dan kerap disebut Bom Spirtus karena mengunakan bahan spirtus dan karbit hingga menimbulkan suara ledakan yang besar diamankan Polsek Seririt secara bertahap dari sejumlah rumah di Kecamatan Seririt, sedangkan Polsek Kubutambahan juga mengamankan sejumlah meriam rakitan atau biasa disebut lomloman.

Diamankannya ratusan bom spirtus dan meriam rakitan oleh polisi itu setelah mendapatkan keluhan dari warga akibat suara ledakan yang dihasilkan kedua benda itu sangat besar, bahkan kedua benda itu sangat berbahaya bagi pengunanya sehingga polisi secara bertahap terus menerus melakukan razia.

“Memang Polsek Seririt dan Polsek Sawan telah menyita ratusan alat yang berbahaya dan digunakan sejumlah anak-anak termasuk anak muda untuk menimbulkan suara yang keras, ini juga berkat laporan masyarakat yang mangaku resah, “ ungkap Kasubbag Humas Polres Buleleng, AKP. Made Mustiada.

Sementara, ratusan bom spirtus dan meriam rakitan yang ditemukan polisi di wilayah Kecamatan Seririt dan Kecamatan Kubutambahan itu masih diamankan di dua Polsek, demikian juga peningkatan razia terhadap kedua benda itu masih dilakukan polisi secara bertahap. (BRU)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Sebanyak 11 partai politik telah menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye Pileg 2014 ke KPU Buleleng. Parpol tersebut adalah Nasdem, PKB, PKS, PDI-P, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, PPP, Partai Hanura dan PBB.

Yang menarik, dari laporan tersebut, PDI-P ternyata melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanye hanya sebesar Rp 500 ribu. Sementara itu, laporan sumbangan dana kampanye dari Partai Nasdem sebesar Rp 62,8 juta, PKB Rp 79,8 juta, PKS Rp 12,6 juta, Partai Gerindra Rp 24,9 juta, Partai Demokrat Rp 1 juta dan PBB Rp 31,7 juta.

Partai yang tidak menerima sumbangan dana kampanye yaitu Partai Golkar, PAN, PPP, Partai Hanura. Sumbangan dana kampanye tersebut berasal dari perseorangan, kelompok, badan usaha non-pemerintah, atau caleg. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Jumat (27/12) kemarin, mengatakan hingga batas waktu pukul 16.30 wita, Jumat kemarin, satu partai politik, yaitu PKPI yang tidak menyerahkan berkas laporan sumbangan dana kampanye ke KPU Buleleng. "Kita sudah menghubungi pengurus PKPI untuk melaporkan berkas, namun hingga batas waktu, partai tersebut tidak juga menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye," katanya.

Di sisi lain, Suardana mengatakan, KPU belum menerapkan sanksi bagi parpol yang tidak menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye Pileg 2014 pada pelaporan tahap I. "Kita akan mengumumkan laporan tersebut ke publik melalui website KPU Buleleng dan ditempel di pengumuman kantor KPU. Sehingga publik mengetahui partai apa saja yang menyerahkan dan partai yang tidak melaporkan dana kampanye ke KPU," katanya.

Menurutnya, partai politik yang menyerahkan berkas laporan sumbangan dana kampanye dengan lengkap adalah PKS, Partai Gerindra, PBB. Sementara PKB, PDI-P, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Hanura belum melengkapi laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye seluruh calegnya. Satu parpol, yakni PPP, sama sekali tidak menyerahkan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye para calegnya. (BP)

Laporan Sumbangan Dana Kampanye, PKB Rp 79 Juta dan PDI-P Rp 500 Ribu

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Sebanyak 11 partai politik telah menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye Pileg 2014 ke KPU Buleleng. Parpol tersebut adalah Nasdem, PKB, PKS, PDI-P, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, PPP, Partai Hanura dan PBB.

Yang menarik, dari laporan tersebut, PDI-P ternyata melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanye hanya sebesar Rp 500 ribu. Sementara itu, laporan sumbangan dana kampanye dari Partai Nasdem sebesar Rp 62,8 juta, PKB Rp 79,8 juta, PKS Rp 12,6 juta, Partai Gerindra Rp 24,9 juta, Partai Demokrat Rp 1 juta dan PBB Rp 31,7 juta.

Partai yang tidak menerima sumbangan dana kampanye yaitu Partai Golkar, PAN, PPP, Partai Hanura. Sumbangan dana kampanye tersebut berasal dari perseorangan, kelompok, badan usaha non-pemerintah, atau caleg. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Jumat (27/12) kemarin, mengatakan hingga batas waktu pukul 16.30 wita, Jumat kemarin, satu partai politik, yaitu PKPI yang tidak menyerahkan berkas laporan sumbangan dana kampanye ke KPU Buleleng. "Kita sudah menghubungi pengurus PKPI untuk melaporkan berkas, namun hingga batas waktu, partai tersebut tidak juga menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye," katanya.

Di sisi lain, Suardana mengatakan, KPU belum menerapkan sanksi bagi parpol yang tidak menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye Pileg 2014 pada pelaporan tahap I. "Kita akan mengumumkan laporan tersebut ke publik melalui website KPU Buleleng dan ditempel di pengumuman kantor KPU. Sehingga publik mengetahui partai apa saja yang menyerahkan dan partai yang tidak melaporkan dana kampanye ke KPU," katanya.

Menurutnya, partai politik yang menyerahkan berkas laporan sumbangan dana kampanye dengan lengkap adalah PKS, Partai Gerindra, PBB. Sementara PKB, PDI-P, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Hanura belum melengkapi laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye seluruh calegnya. Satu parpol, yakni PPP, sama sekali tidak menyerahkan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye para calegnya. (BP)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Kegiatan digelar di ruang praktek sekolah setempat dengan mendatangkan tim penguji dari Asosiasi Profesional Elektrical Mekanical Indonesia dan Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi, LPJK.

Kepala Kompetensi keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan tenaga Listrik SMK negeri 3 Singaraja Bambang Hermanto Jumat sore mengatakan uji keterampilan bertujuan untuk meyakinkan para calon pengguna tenaga lulusan SMK negeri 3 Singaraja bahwa siswa yang bersangkutan telah memiliki keterampilan dibidangnya. Dalam menghadapi persaingan bebas pasar kerja para siswa sekolah kejuruan dituntut memiliki keahlian, keterampilan,cakap dan siap kerja serta profesional.

"Kami ingin mempersiapkan siswa agar mereka siap bekerja pada dunia usaha dan industri setelah lulus dari SMK Negeri 3 Singaraja. Setelah dinyatakan lulus para peserta akan mengantongi sertifikat keahlian" paparnya.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang diikuti oleh peserta dari luar SMKN 3 Singaraja, Uji keterampilan tahap V kali ini hanya diikuti oleh peserta dari siswa setempat. Jumlahnyapun sangat terbatas yakni sebanyak 30 orang siswa.

Sementara itu salah seorang peserta Ni Nyoman Satri Artini mengaku bangga dapat mengikuti uji keterampilan ini. Pasalnya sertifikat yang akan diraihnya diharapkan mampu mempermudah dalam mencari kerja selepas dari SMK negeri 3 Singaraja.

"Dengan sertifikat keahlian maka saya akan lebih mudah mencari kerja. Demikian juga saya keahlian saya akan diakui jika saya membuka usaha,"akunya. (BRU)

Jamin Mutu Lulusan, SMKN 3 Singaraja Gelar Sertifikasi Keterampilan

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Kegiatan digelar di ruang praktek sekolah setempat dengan mendatangkan tim penguji dari Asosiasi Profesional Elektrical Mekanical Indonesia dan Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi, LPJK.

Kepala Kompetensi keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan tenaga Listrik SMK negeri 3 Singaraja Bambang Hermanto Jumat sore mengatakan uji keterampilan bertujuan untuk meyakinkan para calon pengguna tenaga lulusan SMK negeri 3 Singaraja bahwa siswa yang bersangkutan telah memiliki keterampilan dibidangnya. Dalam menghadapi persaingan bebas pasar kerja para siswa sekolah kejuruan dituntut memiliki keahlian, keterampilan,cakap dan siap kerja serta profesional.

"Kami ingin mempersiapkan siswa agar mereka siap bekerja pada dunia usaha dan industri setelah lulus dari SMK Negeri 3 Singaraja. Setelah dinyatakan lulus para peserta akan mengantongi sertifikat keahlian" paparnya.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang diikuti oleh peserta dari luar SMKN 3 Singaraja, Uji keterampilan tahap V kali ini hanya diikuti oleh peserta dari siswa setempat. Jumlahnyapun sangat terbatas yakni sebanyak 30 orang siswa.

Sementara itu salah seorang peserta Ni Nyoman Satri Artini mengaku bangga dapat mengikuti uji keterampilan ini. Pasalnya sertifikat yang akan diraihnya diharapkan mampu mempermudah dalam mencari kerja selepas dari SMK negeri 3 Singaraja.

"Dengan sertifikat keahlian maka saya akan lebih mudah mencari kerja. Demikian juga saya keahlian saya akan diakui jika saya membuka usaha,"akunya. (BRU)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Badan Anggaran (Bangar) DPRD dan Tim Anggaran Pemkab Buleleng terpaksa melakukan perombakan terhadap APBD 2014 yang sudah disahkan November lalu. Sejumlah pos anggaran pada sejumlah SKPD akan dikurangi untuk menutupi anggaran JKBM yang sebelumnya tak masuk dalam APBD.

Hal itu terungkap ketika Bangar DPRD dan pihak eksekutif melakukan rapat untuk membahas hasil verifikasi Pemprov Bali terhadap APBD 2014 di Gedung DPRD, Jumat (27/12) kemarin. Dalam rapat itu tim eksekutif dipimpin langsung Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka. Sementara dari Bangar DPRD dihadiri langsung Ketua DPRD Dewa Nyoman Sukrawan beserta tiga wakil DPRD.

Dalam rapat terungkap, dari hasil verifikasi Pemprov Bali ternyata dana setoran untuk program JKBM tidak masuk dalam APBD 2014. Jumlahnya mencapai sekitar Rp 17 miliar. Untuk itu, Bangar dan pihak eksekutif harus melakukan rasionalisasi atau pengurangan dana pada sejumlah pos anggaran di sejumlah SKPD. Hasil pengurangan dana itu akan dikumpulkan untuk menutupi dana setoran untuk JKBM.

Dari hasil perhitungan pihak eksekutif, untuk menutupi anggaran JKBM memang harus dilakukan rasionalisasi di sejumlah SKPD. Namun setelah dihitung, rasionalisasi itu hanya mampu mendapatkan dana sekitar Rp 12 miliar. Sehingga terdapat kekurangan sebesar Rp 5 miliar.

Dana tersebut akan diambilkan dari kelebihan pendapatan yang diperkirakan mencapai Rp 5 miliar. "Dari perhitungan kami sementara, hampir semua SKPD mengalami penurunan pagu setelah dilakukan rasionalisasi," kata Kepala Bappeda Buleleng I Gede Suyasa.

Sekkab Dewa Puspaka mengatakan, tidak dialokasikannya dana JKBM pada APBD 2014 didasarkan pada hasil beberapa kali pertemuan di pemerintahan pusat. Dari hasil pertemuan dengan pemerintah pusat diketahhi bahwa pemerintah pusat akan melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan adanya JKN, jaminan kesehatan yang lain tidak perlu ada. "Dari beberapa kali pertemuan kami di pusat, JKN itu akan dilaksanakan, dan hanya ada satu bentuk jaminan yakni JKN," katanya. (BP)

Tutupi JKBM, Anggaran SKPD 2014 Dikurangi

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Badan Anggaran (Bangar) DPRD dan Tim Anggaran Pemkab Buleleng terpaksa melakukan perombakan terhadap APBD 2014 yang sudah disahkan November lalu. Sejumlah pos anggaran pada sejumlah SKPD akan dikurangi untuk menutupi anggaran JKBM yang sebelumnya tak masuk dalam APBD.

Hal itu terungkap ketika Bangar DPRD dan pihak eksekutif melakukan rapat untuk membahas hasil verifikasi Pemprov Bali terhadap APBD 2014 di Gedung DPRD, Jumat (27/12) kemarin. Dalam rapat itu tim eksekutif dipimpin langsung Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka. Sementara dari Bangar DPRD dihadiri langsung Ketua DPRD Dewa Nyoman Sukrawan beserta tiga wakil DPRD.

Dalam rapat terungkap, dari hasil verifikasi Pemprov Bali ternyata dana setoran untuk program JKBM tidak masuk dalam APBD 2014. Jumlahnya mencapai sekitar Rp 17 miliar. Untuk itu, Bangar dan pihak eksekutif harus melakukan rasionalisasi atau pengurangan dana pada sejumlah pos anggaran di sejumlah SKPD. Hasil pengurangan dana itu akan dikumpulkan untuk menutupi dana setoran untuk JKBM.

Dari hasil perhitungan pihak eksekutif, untuk menutupi anggaran JKBM memang harus dilakukan rasionalisasi di sejumlah SKPD. Namun setelah dihitung, rasionalisasi itu hanya mampu mendapatkan dana sekitar Rp 12 miliar. Sehingga terdapat kekurangan sebesar Rp 5 miliar.

Dana tersebut akan diambilkan dari kelebihan pendapatan yang diperkirakan mencapai Rp 5 miliar. "Dari perhitungan kami sementara, hampir semua SKPD mengalami penurunan pagu setelah dilakukan rasionalisasi," kata Kepala Bappeda Buleleng I Gede Suyasa.

Sekkab Dewa Puspaka mengatakan, tidak dialokasikannya dana JKBM pada APBD 2014 didasarkan pada hasil beberapa kali pertemuan di pemerintahan pusat. Dari hasil pertemuan dengan pemerintah pusat diketahhi bahwa pemerintah pusat akan melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan adanya JKN, jaminan kesehatan yang lain tidak perlu ada. "Dari beberapa kali pertemuan kami di pusat, JKN itu akan dilaksanakan, dan hanya ada satu bentuk jaminan yakni JKN," katanya. (BP)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Sejak Jumat (27/12/2013) selama 3 hari sebanyak 87 dari 367 siswa SMA Saraswati Seririt mengikuti pendidikan dan latihan karakter siswa di aula sekolah setempat.

Jumat pagi tampak para siswa yang terjaring razia disiplin sekolah tampak dengan tekun mengikuti arahan guru Pembina. Bahkan sepintas tidak terlihat jika mereka adalah kumpulan anak-anak yang kurang displin dalam mengikuti tatatertib sekolah.

Kepala SMA Saraswati Seririt Nyoman Arjana menjelaskan sikap siswa dalam kehidupan di sekolah sangat mempengaruhi prestasi akademik mereka. Ibarat pepatah ala bisa karena biasa, maka para siswa akan dibiasakan untuk mengikuti tatatertib di sekolah setempat.

Dari 367 siswa yang ada maka penialain tim yang terdiri atas pengurus OSIS dan Pembina osis serta para guru setempat terjaring sebanyak 87 orang siswa. Kasek SMA Saraswati Seririt Nyoman Arjana menjelaskan mereka selanjutnya digodok selama 3 hari dengan materi berupa motivasi, siraman rohani, materi psikologi remaja dan alat reproduksi. "Pesertanya adalah siswa yang terjaring dari portofolio atau instrumen penilaian yang terakumulasi dari pencatatan sehari-hari. Contohnya mulai baru datang dari rumah mereka sudah dijaga oleh OSIS untuk melakukan kebersihan. Anak-anak yang tidak datang diberikan skor nol. tapi jika mereka datang tidak ikut kerja itu nilainya satu dll, termasuk rekaman-rekaman kasus siswa bersangkutan,"jelasnya

Salah seorang peserta Gusti Bagus Indra Prasista mengakui kekurangannya selam ini. Kegiatan yang digelar oleh sekolah walau mengurangi waktu liburnya selama tigahari sangat memotivasinya untuk memperbaiki sikap di sekolah

Kabid dikmen Dinas Pendidikan buleleng Ketut Arjana sangat mengapresiasi diklat karakter yang digelar oleh SMA Saraswati Seririt.Pendapat senada disampaikan Ketua Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Cabang Buleleng Ketut Suka. (BRU)

SMA Saraswati Seririt Bina Siswa Terjaring Razia Disiplin

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Sejak Jumat (27/12/2013) selama 3 hari sebanyak 87 dari 367 siswa SMA Saraswati Seririt mengikuti pendidikan dan latihan karakter siswa di aula sekolah setempat.

Jumat pagi tampak para siswa yang terjaring razia disiplin sekolah tampak dengan tekun mengikuti arahan guru Pembina. Bahkan sepintas tidak terlihat jika mereka adalah kumpulan anak-anak yang kurang displin dalam mengikuti tatatertib sekolah.

Kepala SMA Saraswati Seririt Nyoman Arjana menjelaskan sikap siswa dalam kehidupan di sekolah sangat mempengaruhi prestasi akademik mereka. Ibarat pepatah ala bisa karena biasa, maka para siswa akan dibiasakan untuk mengikuti tatatertib di sekolah setempat.

Dari 367 siswa yang ada maka penialain tim yang terdiri atas pengurus OSIS dan Pembina osis serta para guru setempat terjaring sebanyak 87 orang siswa. Kasek SMA Saraswati Seririt Nyoman Arjana menjelaskan mereka selanjutnya digodok selama 3 hari dengan materi berupa motivasi, siraman rohani, materi psikologi remaja dan alat reproduksi. "Pesertanya adalah siswa yang terjaring dari portofolio atau instrumen penilaian yang terakumulasi dari pencatatan sehari-hari. Contohnya mulai baru datang dari rumah mereka sudah dijaga oleh OSIS untuk melakukan kebersihan. Anak-anak yang tidak datang diberikan skor nol. tapi jika mereka datang tidak ikut kerja itu nilainya satu dll, termasuk rekaman-rekaman kasus siswa bersangkutan,"jelasnya

Salah seorang peserta Gusti Bagus Indra Prasista mengakui kekurangannya selam ini. Kegiatan yang digelar oleh sekolah walau mengurangi waktu liburnya selama tigahari sangat memotivasinya untuk memperbaiki sikap di sekolah

Kabid dikmen Dinas Pendidikan buleleng Ketut Arjana sangat mengapresiasi diklat karakter yang digelar oleh SMA Saraswati Seririt.Pendapat senada disampaikan Ketua Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Cabang Buleleng Ketut Suka. (BRU)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Dinas Pekerjaan Umum (PU) akhirnya menanggapi keluhan warga Desa Tigawasa Kecamatan Banjar terhadap kualitas proyek jalan yang dianggap tidak bagus. Begitu keluhan warga terungkap lewat media massa, Dinas PU langsung memerintahkan kontraktor melakukan penyempurnaan pada sejumlah ruas jalan yang dikeluhkan warga.

Kepala Dinas PU Buleleng Ketut Yasa, Jumat (27/12) kemarin, mengatakan pelaksana proyek jalan di Tigawasa itu adalah CV Karya Marga Jaya. Setelah diminta untuk memnyempurnakan bagian jalan yang dikeluhkan warga, pelaksana proyek langsung melakukan penyempurnaan. Bahkan dirinya langsung turun ke lapangan guna memantau penyempurnaan jalan dimaksud.

"Kita sudah perintahkan PPK, PPTK, dan kontraktor untuk melakukan pengawasan yang lebih cermat agar kualitas jalan sesuai dengan spesifikasi," katanya. Menurut Yasa, pihaknya sudah bertemu dengan warga yang difasilitasi Perbekel Tigawasa, Jumat kemarin. Kepada warga, pihaknya telah memberikan pemahaman tentang proyek dan berterima kasih terhadap kontrol yang dilakukan warga.

"Keluhan-keluhan semacam ini menurut kami adalah kontrol yang positif buat kami ke depan," katanya. Yasa menambahkan sesungguhnya pengerjaan jalan itu belum rampung. Pengerjaan masih masuk tahap penyempurnaan. Jika memang ada yang masih kurang, pihak kontraktor memang terus melakukan penyempurnaan sampai adanya penandatanganan dan pemeriksaan serta pembayaran. "Kalau proyek sudah benar baru kita bayar. Misalnya jika lebarnya kurang pembayarannya akan kita kurangi," katanya.

Sebelumnya, sejumlah warga Desa Tigawasa Kecamatan Banjar menyatakan kekecewaannya terhadap kualitas jalan aspal yang baru selesai dikerjakan di desa itu. Kualitas jalan itu dianggap tak sesuai harapan warga karena tidak merata, ada yang tebal dan ada yang tipis. Warga menyebutkan proyek pengaspalan jalan dengan menggunakan hotmix di desa itu baru saja selesai dikerjakan.

Namun kualitasnya dianggap tidak sesuai harapan. Di beberapa sisi ada jalan yang sudah bopeng dan bergelombang. "Ada yang tebal, ada yang tipis. Kalau yang di pinggir tebal. Tapi yang di tengah tipis. Malah sudah mengelupas," kata seorang warga. (BP)

Dikeluhkan Warga, PU Minta Kontraktor Perbaiki Proyek Jalan Tigawasa

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Dinas Pekerjaan Umum (PU) akhirnya menanggapi keluhan warga Desa Tigawasa Kecamatan Banjar terhadap kualitas proyek jalan yang dianggap tidak bagus. Begitu keluhan warga terungkap lewat media massa, Dinas PU langsung memerintahkan kontraktor melakukan penyempurnaan pada sejumlah ruas jalan yang dikeluhkan warga.

Kepala Dinas PU Buleleng Ketut Yasa, Jumat (27/12) kemarin, mengatakan pelaksana proyek jalan di Tigawasa itu adalah CV Karya Marga Jaya. Setelah diminta untuk memnyempurnakan bagian jalan yang dikeluhkan warga, pelaksana proyek langsung melakukan penyempurnaan. Bahkan dirinya langsung turun ke lapangan guna memantau penyempurnaan jalan dimaksud.

"Kita sudah perintahkan PPK, PPTK, dan kontraktor untuk melakukan pengawasan yang lebih cermat agar kualitas jalan sesuai dengan spesifikasi," katanya. Menurut Yasa, pihaknya sudah bertemu dengan warga yang difasilitasi Perbekel Tigawasa, Jumat kemarin. Kepada warga, pihaknya telah memberikan pemahaman tentang proyek dan berterima kasih terhadap kontrol yang dilakukan warga.

"Keluhan-keluhan semacam ini menurut kami adalah kontrol yang positif buat kami ke depan," katanya. Yasa menambahkan sesungguhnya pengerjaan jalan itu belum rampung. Pengerjaan masih masuk tahap penyempurnaan. Jika memang ada yang masih kurang, pihak kontraktor memang terus melakukan penyempurnaan sampai adanya penandatanganan dan pemeriksaan serta pembayaran. "Kalau proyek sudah benar baru kita bayar. Misalnya jika lebarnya kurang pembayarannya akan kita kurangi," katanya.

Sebelumnya, sejumlah warga Desa Tigawasa Kecamatan Banjar menyatakan kekecewaannya terhadap kualitas jalan aspal yang baru selesai dikerjakan di desa itu. Kualitas jalan itu dianggap tak sesuai harapan warga karena tidak merata, ada yang tebal dan ada yang tipis. Warga menyebutkan proyek pengaspalan jalan dengan menggunakan hotmix di desa itu baru saja selesai dikerjakan.

Namun kualitasnya dianggap tidak sesuai harapan. Di beberapa sisi ada jalan yang sudah bopeng dan bergelombang. "Ada yang tebal, ada yang tipis. Kalau yang di pinggir tebal. Tapi yang di tengah tipis. Malah sudah mengelupas," kata seorang warga. (BP)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Gudang rongsokan di Kampung Bugis, Singaraja, Kabupaten Buleleng, terbakar, Jumat dini hari, yang diduga akibat korsleting.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun 90 personel Badan Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng kesulitan memadamkan api.

"Api baru bisa dipadamkan setelah petugas kami berjuang hampir delapan jam sejak menerima informasi kebakaran itu pada pukul 02.30 Wita," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng Pasek Sujindra.

Untuk memadamkan api yang melalap bangunan gudang barang rongsokan itu, pihaknya menghabiskan 80 tangki air mobil pemadam kebakaran.

Kebakaran yang terjadi di gudang milik H Cuthi Baslun itu diperkirakan mengakibatkan kerugian material senilai Rp100 juta lebih. (AN)

Gudang Rongsokan Terbakar

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Gudang rongsokan di Kampung Bugis, Singaraja, Kabupaten Buleleng, terbakar, Jumat dini hari, yang diduga akibat korsleting.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun 90 personel Badan Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng kesulitan memadamkan api.

"Api baru bisa dipadamkan setelah petugas kami berjuang hampir delapan jam sejak menerima informasi kebakaran itu pada pukul 02.30 Wita," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng Pasek Sujindra.

Untuk memadamkan api yang melalap bangunan gudang barang rongsokan itu, pihaknya menghabiskan 80 tangki air mobil pemadam kebakaran.

Kebakaran yang terjadi di gudang milik H Cuthi Baslun itu diperkirakan mengakibatkan kerugian material senilai Rp100 juta lebih. (AN)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Lokasi Galian C di Desa Umeanyar Kecamatan Seririt, Jumat (27/12/2013) siang terpaksa ditutup Polsek Seririt Pasalnya, selain meresahkan, Galian C tersebut ternyata illegal karena tanpa dilengkapi dokumen perizinan yang berlaku. Sejumlah warga disekitar tempat itu mengaku resah dan khawatir jika sewaktu-waktu tebing setinggi 15 meter yang dikeruk akan lopngsor berdampak pada pemukiman diatasnya.

Saat polisi mendatangi tempat itu, penanggungjawab Galian C Ketut Darsana (50) warga setempat, tidak bisa menunjukkan perizinan yang diminta. Bahkan berdalih dia hanya penanggungjwab ditempat itu. Sedang pemilik lokasi, Putu Gemuh dan pemilik usaha termasuk alat berat, Darsana menyebut nama seorang pengusaha bernama Wayan Soma tidak berada ditempat.

“Tindakan menutup Galian C untuk merespon laporan masyarakat yang resah untuk menghindari hal yang tidak di inginkan, sehingga polisi menutup termpat itu dan menghentikan semua aktifitas yang ada,” tegas Kapolsek Seririt, Kompol I Made Joni Antara.

Sementara, pengelola Galian C, Ketut Darsana mengakui pasir batu atau sirtu yang keluar masuk sejak dilakukan aktifitas Galian C dipunggut biaya, setiap satu truk sirtu yang keluar dihargai 30 ribu rupiah. Dari harga tersebut 10 ribu masuk kekantong pemilik dan sisanya masuk ke kantongnya sendiri. (BRU)

Polsek Seririt Tutup Galian C Ume Anyar

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Lokasi Galian C di Desa Umeanyar Kecamatan Seririt, Jumat (27/12/2013) siang terpaksa ditutup Polsek Seririt Pasalnya, selain meresahkan, Galian C tersebut ternyata illegal karena tanpa dilengkapi dokumen perizinan yang berlaku. Sejumlah warga disekitar tempat itu mengaku resah dan khawatir jika sewaktu-waktu tebing setinggi 15 meter yang dikeruk akan lopngsor berdampak pada pemukiman diatasnya.

Saat polisi mendatangi tempat itu, penanggungjawab Galian C Ketut Darsana (50) warga setempat, tidak bisa menunjukkan perizinan yang diminta. Bahkan berdalih dia hanya penanggungjwab ditempat itu. Sedang pemilik lokasi, Putu Gemuh dan pemilik usaha termasuk alat berat, Darsana menyebut nama seorang pengusaha bernama Wayan Soma tidak berada ditempat.

“Tindakan menutup Galian C untuk merespon laporan masyarakat yang resah untuk menghindari hal yang tidak di inginkan, sehingga polisi menutup termpat itu dan menghentikan semua aktifitas yang ada,” tegas Kapolsek Seririt, Kompol I Made Joni Antara.

Sementara, pengelola Galian C, Ketut Darsana mengakui pasir batu atau sirtu yang keluar masuk sejak dilakukan aktifitas Galian C dipunggut biaya, setiap satu truk sirtu yang keluar dihargai 30 ribu rupiah. Dari harga tersebut 10 ribu masuk kekantong pemilik dan sisanya masuk ke kantongnya sendiri. (BRU)

0 komentar:

Bandung, Suara Buleleng - Penyanyi dan pencipta lagu Ebiet G Ade akan meluncurkan albun terbarunya "Serenade" bertepatan pada malam Tahun Baru 2014 di Saung Angklung Udjo Kota Bandung.

"Kegiatan peluncuran album Ebiet G Ade ini merupakan salah satu dari program komunitas Membumi Bersama Ebiet G Ade atau Members Ega," kata Ketua Penyelenggara Kustara di Bandung, Jumat (27/12).

Kegiatan Malam Tahun Baruan 2014 tersebut kata Kustara, mengusung tema "Dengan Bara Kebersamaan Kita Bandung Komunitas yang Madani, melalui apresiasi karya besar Ebiet G Ade.

Acara puncaknya adalah peluncuran CD Album terbaru dari pelantun lagu-lagu balada itu yang berjudul "Sedenade".

Kegiatan yang akan dihadiri oleh musisi, pengamat musik dan juga jurnalis tersebut akan menjadi suasana yang khas pada malam Tahun Baru 2014 di kampung seni yang berada di timur Kota Bandung itu.

Selain itu, malam tahun baruan bersama Ebiet G Ade tersebut juga akan menampilkan aksi dari Komunitas Bernyanyi, interaktif Angklung Udjo, kolaborasi musim Ega dengan musik Angklung Udjo dan puncaknya penampilan Ebiet G Ade. (AN)

Ebiet Luncurkan Album Baru Saat Malam Tahun Baru

Posted by Unknown No comments

Bandung, Suara Buleleng - Penyanyi dan pencipta lagu Ebiet G Ade akan meluncurkan albun terbarunya "Serenade" bertepatan pada malam Tahun Baru 2014 di Saung Angklung Udjo Kota Bandung.

"Kegiatan peluncuran album Ebiet G Ade ini merupakan salah satu dari program komunitas Membumi Bersama Ebiet G Ade atau Members Ega," kata Ketua Penyelenggara Kustara di Bandung, Jumat (27/12).

Kegiatan Malam Tahun Baruan 2014 tersebut kata Kustara, mengusung tema "Dengan Bara Kebersamaan Kita Bandung Komunitas yang Madani, melalui apresiasi karya besar Ebiet G Ade.

Acara puncaknya adalah peluncuran CD Album terbaru dari pelantun lagu-lagu balada itu yang berjudul "Sedenade".

Kegiatan yang akan dihadiri oleh musisi, pengamat musik dan juga jurnalis tersebut akan menjadi suasana yang khas pada malam Tahun Baru 2014 di kampung seni yang berada di timur Kota Bandung itu.

Selain itu, malam tahun baruan bersama Ebiet G Ade tersebut juga akan menampilkan aksi dari Komunitas Bernyanyi, interaktif Angklung Udjo, kolaborasi musim Ega dengan musik Angklung Udjo dan puncaknya penampilan Ebiet G Ade. (AN)

0 komentar:

Denpasar, Suara Buleleng - Nasib nahas dialami seorang satpam Hotel Bali Hyatt di kawasan Sanur, Denpasar. Satpam bernama Ambar Arianto Mulyo (59) harus meregang nyawa secara tragis, dia tewas setelah dililit ular Sanca.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Ajun Komisaris Gusti Ngurah Yudistira, menjelaskan, musibah itu bermula saat Arianto bersama beberapa rekannya melihat ular Sanca sepanjang empat meter melintas di jalan.

"Ular itu melintas menyebrang jalan dan masuk ke kawasan hotel," kata Yudistira menjelaskan, Jumat 27 Desember 2013.

Melihat hewan itu melata ke arah hotel, Arianto bersama rekannya mencoba menangkap ular. "Katanya karena takut mengganggu wisatawan, makanya ditangkap," kata dia.

Ular besar itu berhasil ditangkap. Arianto memegang kepala dan buntut ular yang terkenal dengan lilitannya itu. "Tangan kanan memegang kepala, tangan kiri memegang ekornya," ujar Yudistira.

Namun masalah muncul. Saat Arianto lengah, ular berontak. Ular itu langsung melilit lehernya. Meski sempat berusaha melepaskan lilitan ular, namun tenaga Arianto tak sebanding dengan daya bertahan ular tersebut.

Alhasil, Arianto tewas seketika di lokasi. "Korban tewas kehabisan napas. Teman-teman korban tak berani menolong karena takut," kata Yudistira.

Jenazah korban hingga kini masih disemayamkan di RSUP Sanglah. "Kami masih mencari ular tersebut. Hingga kini belum tertangkap," dia menambahkan. (VIVA)

Dililit Ular Sanca, Satpam Hotel Bali Hyatt Tewas Seketika

Posted by Unknown No comments

Denpasar, Suara Buleleng - Nasib nahas dialami seorang satpam Hotel Bali Hyatt di kawasan Sanur, Denpasar. Satpam bernama Ambar Arianto Mulyo (59) harus meregang nyawa secara tragis, dia tewas setelah dililit ular Sanca.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Ajun Komisaris Gusti Ngurah Yudistira, menjelaskan, musibah itu bermula saat Arianto bersama beberapa rekannya melihat ular Sanca sepanjang empat meter melintas di jalan.

"Ular itu melintas menyebrang jalan dan masuk ke kawasan hotel," kata Yudistira menjelaskan, Jumat 27 Desember 2013.

Melihat hewan itu melata ke arah hotel, Arianto bersama rekannya mencoba menangkap ular. "Katanya karena takut mengganggu wisatawan, makanya ditangkap," kata dia.

Ular besar itu berhasil ditangkap. Arianto memegang kepala dan buntut ular yang terkenal dengan lilitannya itu. "Tangan kanan memegang kepala, tangan kiri memegang ekornya," ujar Yudistira.

Namun masalah muncul. Saat Arianto lengah, ular berontak. Ular itu langsung melilit lehernya. Meski sempat berusaha melepaskan lilitan ular, namun tenaga Arianto tak sebanding dengan daya bertahan ular tersebut.

Alhasil, Arianto tewas seketika di lokasi. "Korban tewas kehabisan napas. Teman-teman korban tak berani menolong karena takut," kata Yudistira.

Jenazah korban hingga kini masih disemayamkan di RSUP Sanglah. "Kami masih mencari ular tersebut. Hingga kini belum tertangkap," dia menambahkan. (VIVA)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Proyek rehabilitasi Pasar Mumbul di Jalan Ahmad Yani Singaraja yang rencananya mulai dilaksanakan tahun 2013 ini ternyata tertunda. Pasar yang ludes terbakar pada April 2012 itu baru akan dikerjakan tahun 2014.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Buleleng, I Gede Putu Satwika Yadnya, Kamis (26/12) kemarin, membenarkan proyek itu akan direalisasikan tahun depan. Untuk saat ini, pihaknya masih fokus membersihkan pasar dari besi-besi tua yang melengkung akibat kebakaran. "Pasar dipastikan akan dikerjakan tahun depan," katanya.

Untuk rehabilitasi pasar tersebut, pihak PD Pasar menyiapkan anggaran sekitar Rp 1 miliar. Namun total nilai kontrak untuk perbaikan pasar itu sekitar Rp 980 juta. Setelah proyek selesai, pihaknya langsung melakukan penataan terhadap pedagang di pasar itu. Rencananya pedagang onderdil bekas akan ditempatkan di pinggiran Pasar Mumbul.

Sementara pedagang makanan dan unggas akan direlokasi ke Pasar Banyuasri. Karena Pasar Mumbul itu akan benar-benar dijadikan pasar loak atau pasar barang-barang bekas, seperti onderdil kendaraan, buku bekas, elektronik, sampai pakaian bekas.

"Pedagang unggas akan kami relokasi ke Pasar Banyuasri. Kami masih melakukan pendekatan supaya pedagang bersedia direlokasi," katanya. (BP)

Pasca Terbakar, Rehab Pasar Mumbul Tertunda

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Proyek rehabilitasi Pasar Mumbul di Jalan Ahmad Yani Singaraja yang rencananya mulai dilaksanakan tahun 2013 ini ternyata tertunda. Pasar yang ludes terbakar pada April 2012 itu baru akan dikerjakan tahun 2014.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Buleleng, I Gede Putu Satwika Yadnya, Kamis (26/12) kemarin, membenarkan proyek itu akan direalisasikan tahun depan. Untuk saat ini, pihaknya masih fokus membersihkan pasar dari besi-besi tua yang melengkung akibat kebakaran. "Pasar dipastikan akan dikerjakan tahun depan," katanya.

Untuk rehabilitasi pasar tersebut, pihak PD Pasar menyiapkan anggaran sekitar Rp 1 miliar. Namun total nilai kontrak untuk perbaikan pasar itu sekitar Rp 980 juta. Setelah proyek selesai, pihaknya langsung melakukan penataan terhadap pedagang di pasar itu. Rencananya pedagang onderdil bekas akan ditempatkan di pinggiran Pasar Mumbul.

Sementara pedagang makanan dan unggas akan direlokasi ke Pasar Banyuasri. Karena Pasar Mumbul itu akan benar-benar dijadikan pasar loak atau pasar barang-barang bekas, seperti onderdil kendaraan, buku bekas, elektronik, sampai pakaian bekas.

"Pedagang unggas akan kami relokasi ke Pasar Banyuasri. Kami masih melakukan pendekatan supaya pedagang bersedia direlokasi," katanya. (BP)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Bantuan berupa dua buah kompor mayat, cangkul dan sabit diterima langsung kelian desa adat pakraman Buleleng Nyoman Sutrisna. Menurut Sutrisna bantuan yang diterima akan dimanfaatkan dengan baik. Dengan adanya bantuan dua kompor tersebut desa adat pakraman Buleleng yang melayani 14 banjar adat telah memiliki 4 kompor mayat.

"Bantuan ini akan kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya agar masyarakat pada 14 banjar adat mendapat pelayanan maksimal dalam pemanfaatan kompor mayat,"ungkapnya

Kelian desa adat pakraman Buleleng Nyoman Sutrisna menambahkan masyarakat yang akan memanfaatkan kompor tersebut dapat menghubungi kelian banjar adat masing-masing atau langsung kepada kelian adat pakraman Buleleng.

Sementara itu Susila Abdi dari Dinas Sosial mengatakan bantuan yang diberikan kepada desa adat Pakraman Buleleng diharapkan mampu meringankan beban warga yang menggunakan kompor mayat. "Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan beban warag yang menggelar upacara pitra yadnya,"ungkapnya. (BRU)

Desa Pakraman Buleleng Dapat Bantuan Kompor Mayat

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Bantuan berupa dua buah kompor mayat, cangkul dan sabit diterima langsung kelian desa adat pakraman Buleleng Nyoman Sutrisna. Menurut Sutrisna bantuan yang diterima akan dimanfaatkan dengan baik. Dengan adanya bantuan dua kompor tersebut desa adat pakraman Buleleng yang melayani 14 banjar adat telah memiliki 4 kompor mayat.

"Bantuan ini akan kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya agar masyarakat pada 14 banjar adat mendapat pelayanan maksimal dalam pemanfaatan kompor mayat,"ungkapnya

Kelian desa adat pakraman Buleleng Nyoman Sutrisna menambahkan masyarakat yang akan memanfaatkan kompor tersebut dapat menghubungi kelian banjar adat masing-masing atau langsung kepada kelian adat pakraman Buleleng.

Sementara itu Susila Abdi dari Dinas Sosial mengatakan bantuan yang diberikan kepada desa adat Pakraman Buleleng diharapkan mampu meringankan beban warga yang menggunakan kompor mayat. "Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan beban warag yang menggelar upacara pitra yadnya,"ungkapnya. (BRU)

0 komentar:


Singaraja, Suara Buleleng - DPRD Buleleng dipastikan menunggak pengesahan dua ranperda tahun ini. Pasalnya, tahun 2013 tinggal sekitar dua hari kerja, namun tak ada tanda-tanda dua ranperda itu dibahas untuk disahkan. Dua ranperda itu adalah Ranperda Menara Telekomunikasi yang merupakan inisiatif dari Dewan dan Ranperda PD Parkir yang diajukan pihak eksekutif.

Kedua ranperda itu sebenarnya sudah sempat dibahas oleh rapat panitia khusus (pansus) bersama sejumlah pejabat terkait di Pemkab Buleleng. Namun dengan alasan tertentu pembahasan dua ranperda itu ditunda. Penundaan ternyata terjadi sampai tahun anggaran 2013 nyaris berakhir.

Dalam rapat pansus tersebut, pembahasan Ranperda Menara Telekomunikasi tak bisa dilanjutkan karena pihak DPRD masih mencari formula untuk bisa mendapatkan retribusi dari ranperda tersebut. Sementara Ranperda PD Parkir tertunda karena belum dilengkapi kajian akademis. Bahkan sejumlah anggota DPRD menyatakan menolak Ranperda PD Parkir tersebut karena dianggap belum diperlukan.

Diperkirakan dua ranperda itu akan dibahas tahun depan. Bahkan, karena kesibukan pelaksanaan pemilu legislatif (Pileg) pada awal tahun 2014, sejumlah kalangan memperkirakan dua ranperda itu akan dibahas oleh anggota DPRD yang baru, yakni anggota DPRD hasil pileg 2014.

Ketua DPRD Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan, Kamis (26/12) kemarin, membenarkan dua ranperda itu ditunda. Menurutnya, untuk Ranperda Menara Telekomunikasi harus dikaji lebih cermat lagi agar ranperda itu bisa mendatangkan retribusi. Sementara Ranperda PD Parkir dinilai memang belum layak didirikan di Buleleng.

Namun begitu pihaknya tetap menunggu kajian akademis dan kajian teknis dari Pemkab Buleleng. "Kajian teknis harus jelas, misalnya sebelum ada PD Parkir pemasukannya berapa, setelah ada PD Parkir, nanti berapa," katanya. Dengan ditundanya dua ranperda itu, selama tahun 2013, DPRD Buleleng hanya mengesahkan empat ranperda untuk dijadikan perda.

Keempat ranperda itu yakni Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Ranperda Perubahan atas Perda No.4/2008 tentang Kelembagaan, dan Ranperda Penataan Pasar Tradisional, Pasar Modern dan Pusat Perbelanjaan. (BP)

Tahun 2013 Dewan Buleleng hanya Selesaikan Empat Ranperda

Posted by Unknown No comments


Singaraja, Suara Buleleng - DPRD Buleleng dipastikan menunggak pengesahan dua ranperda tahun ini. Pasalnya, tahun 2013 tinggal sekitar dua hari kerja, namun tak ada tanda-tanda dua ranperda itu dibahas untuk disahkan. Dua ranperda itu adalah Ranperda Menara Telekomunikasi yang merupakan inisiatif dari Dewan dan Ranperda PD Parkir yang diajukan pihak eksekutif.

Kedua ranperda itu sebenarnya sudah sempat dibahas oleh rapat panitia khusus (pansus) bersama sejumlah pejabat terkait di Pemkab Buleleng. Namun dengan alasan tertentu pembahasan dua ranperda itu ditunda. Penundaan ternyata terjadi sampai tahun anggaran 2013 nyaris berakhir.

Dalam rapat pansus tersebut, pembahasan Ranperda Menara Telekomunikasi tak bisa dilanjutkan karena pihak DPRD masih mencari formula untuk bisa mendapatkan retribusi dari ranperda tersebut. Sementara Ranperda PD Parkir tertunda karena belum dilengkapi kajian akademis. Bahkan sejumlah anggota DPRD menyatakan menolak Ranperda PD Parkir tersebut karena dianggap belum diperlukan.

Diperkirakan dua ranperda itu akan dibahas tahun depan. Bahkan, karena kesibukan pelaksanaan pemilu legislatif (Pileg) pada awal tahun 2014, sejumlah kalangan memperkirakan dua ranperda itu akan dibahas oleh anggota DPRD yang baru, yakni anggota DPRD hasil pileg 2014.

Ketua DPRD Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan, Kamis (26/12) kemarin, membenarkan dua ranperda itu ditunda. Menurutnya, untuk Ranperda Menara Telekomunikasi harus dikaji lebih cermat lagi agar ranperda itu bisa mendatangkan retribusi. Sementara Ranperda PD Parkir dinilai memang belum layak didirikan di Buleleng.

Namun begitu pihaknya tetap menunggu kajian akademis dan kajian teknis dari Pemkab Buleleng. "Kajian teknis harus jelas, misalnya sebelum ada PD Parkir pemasukannya berapa, setelah ada PD Parkir, nanti berapa," katanya. Dengan ditundanya dua ranperda itu, selama tahun 2013, DPRD Buleleng hanya mengesahkan empat ranperda untuk dijadikan perda.

Keempat ranperda itu yakni Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Ranperda Perubahan atas Perda No.4/2008 tentang Kelembagaan, dan Ranperda Penataan Pasar Tradisional, Pasar Modern dan Pusat Perbelanjaan. (BP)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Polisi menyelidiki penjarahan isi rumah warga di Perumahan BTN Celuk Buluh, Kabupaten Buleleng, Kamis dini hari yang mengakibatkan korban mengalami kerugian senilai Rp18 juta.

"Kalau melihat-lihat barang-barang yang hilang, pelakunya lebih dari seorang" kata Kepala Sub-Bagian Humas Kepolisian Resor Buleleng Ajun Komisaris Made Mustiada di Singaraja.

Pada saat kejadian, Gede Madiyun (35) bersama anggota keluarganya tertidur pulas sehingga pelaku dengan mudahnya menjarah barang-barang berharga dan sejumlah uang tunai.

Kawanan pelaku memasuki rumah yang berlokasi di Dusun Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, itu melalui jendela.

Pelaku menjarah satu unit komputer jinjing, dua unit telepon seluler, tiga cincin emas, dan uang tunai sebesar 50 Euro, 250 dolar AS, dan Rp3 juta. (AN)

Rumah di Kalibukbuk Dijarah

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Polisi menyelidiki penjarahan isi rumah warga di Perumahan BTN Celuk Buluh, Kabupaten Buleleng, Kamis dini hari yang mengakibatkan korban mengalami kerugian senilai Rp18 juta.

"Kalau melihat-lihat barang-barang yang hilang, pelakunya lebih dari seorang" kata Kepala Sub-Bagian Humas Kepolisian Resor Buleleng Ajun Komisaris Made Mustiada di Singaraja.

Pada saat kejadian, Gede Madiyun (35) bersama anggota keluarganya tertidur pulas sehingga pelaku dengan mudahnya menjarah barang-barang berharga dan sejumlah uang tunai.

Kawanan pelaku memasuki rumah yang berlokasi di Dusun Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, itu melalui jendela.

Pelaku menjarah satu unit komputer jinjing, dua unit telepon seluler, tiga cincin emas, dan uang tunai sebesar 50 Euro, 250 dolar AS, dan Rp3 juta. (AN)

0 komentar:


Denpasar, Suara Buleleng - Kebakaran landa rumah dan toko, Bengkel dan Suku cadang mobil, Teuku Umar barat Denpasar, Kamis 26 Desember 2013 sekitar pukul 09.30 wita. Kebaran itu kemudian merembet ke toko ban dan kantor Notaris disebelahnya. Sedikitnya 9 unit mobil pemadam kebakaran turun untuk memadamkan si jago merah.

Menurut keterangan salah satu saksi, api mulai muncul dari salah satu ruang di ruko tersebut. Api awalnya muncul dari kipas angin kemudian membakar salah satu sofa yang ada di lantai satu ruko tersebut.

"Di ruangan bos, kabel kipas angin mercik api ke sofa yang ada di bawah. Itu kemudian membakar pengaman sofa," kata Marwan Hadi, pria yang sehari-hari berjualan koran di perempatan Teuku Umar.

Sontak kondisi tersebut membuat panik pemilik dan karyawan ruko. Mereka kemudian memindahkan sepeda motor dan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Karena ruko dipenuhi ban dan triplek, tak berselang lama api membesar dan membakar 2 unit ruko di sebelahnya.

Sementara, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Denpasar, Made Prapta mengaku kesulitan memadamkan api. "Karena api sudah terlalu besar, itu kendalanya. Apalagi ban nya sudah terbakar," ujar Made.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sampai saat ini, belum diketahui kerugian dan penyebab pasti dari kebarakan itu. "Kami masih mencari penyebabnya, " kata Made Prapta melanjutkan.

Kejadian ini pun menjadi tontonan warga sekitar maupun para pengguna jalan, sehingga beberapa kali petugas pemadam menghimbau warga untuk menjauh dari TKP ( Tempat Kejadian Perkara ) agar petugas bisa bekerja maksimal.

Petugas kepolisian yang di bantu Dinas Perhubungan langsung melakukan pengalihan arus kendaraan yang datang dari jalan Teuku Umar di alihkan melalui  jalan By Pass Malboro dan kendaraan yang datang Imam Bonjol di alihkan melalui jalan Batanta. Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan kerugian diperkirakan mencapai milyaran rupiah. (BD)

Kebakaran di Teuku Umar, Landa Rumah dan Toko

Posted by Unknown No comments


Denpasar, Suara Buleleng - Kebakaran landa rumah dan toko, Bengkel dan Suku cadang mobil, Teuku Umar barat Denpasar, Kamis 26 Desember 2013 sekitar pukul 09.30 wita. Kebaran itu kemudian merembet ke toko ban dan kantor Notaris disebelahnya. Sedikitnya 9 unit mobil pemadam kebakaran turun untuk memadamkan si jago merah.

Menurut keterangan salah satu saksi, api mulai muncul dari salah satu ruang di ruko tersebut. Api awalnya muncul dari kipas angin kemudian membakar salah satu sofa yang ada di lantai satu ruko tersebut.

"Di ruangan bos, kabel kipas angin mercik api ke sofa yang ada di bawah. Itu kemudian membakar pengaman sofa," kata Marwan Hadi, pria yang sehari-hari berjualan koran di perempatan Teuku Umar.

Sontak kondisi tersebut membuat panik pemilik dan karyawan ruko. Mereka kemudian memindahkan sepeda motor dan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Karena ruko dipenuhi ban dan triplek, tak berselang lama api membesar dan membakar 2 unit ruko di sebelahnya.

Sementara, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Denpasar, Made Prapta mengaku kesulitan memadamkan api. "Karena api sudah terlalu besar, itu kendalanya. Apalagi ban nya sudah terbakar," ujar Made.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sampai saat ini, belum diketahui kerugian dan penyebab pasti dari kebarakan itu. "Kami masih mencari penyebabnya, " kata Made Prapta melanjutkan.

Kejadian ini pun menjadi tontonan warga sekitar maupun para pengguna jalan, sehingga beberapa kali petugas pemadam menghimbau warga untuk menjauh dari TKP ( Tempat Kejadian Perkara ) agar petugas bisa bekerja maksimal.

Petugas kepolisian yang di bantu Dinas Perhubungan langsung melakukan pengalihan arus kendaraan yang datang dari jalan Teuku Umar di alihkan melalui  jalan By Pass Malboro dan kendaraan yang datang Imam Bonjol di alihkan melalui jalan Batanta. Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan kerugian diperkirakan mencapai milyaran rupiah. (BD)

0 komentar:

Denpasar, Suara Buleleng - Anggota DPRD Bali benar-benar ngotot agar dana hibah dan bansos yang difasilitasinya untuk masyarakat bisa segera cair. Tak mau mau di mata masyarakat karena bansos tidak cair, para caleg incumbent untuk Pileg 2014 ini pun pilih masuk kerja saat libur Natal, Rabu (25/12), buat tongkrongi proposal.

Sejumlah anggota DPRD Bali terlihat sudah ngantor di Gedung Dewan, Niti Mandala Denpasar, Rabu pagi. Padahal, kemarin merupakan hari libur Natal. Wakil rakyat yang terlihat di Gedung Dewan saat libur Natal, antara lain, Ni Made Sumiati, anggota Fraksi PDIP DPRD Bali dari Dapil Karangasem. Made Sumiati terus terang mengakui dirinya tidak mau malu di mata masyarakat hanya gara-gara persoalan bansos yang belum cair.

"Kalau sampai bansos tidak cair, kami akan jelek di mata masyarakat. Kami pasti dicap bohong. Kami nggak mau dikatakan bohong. Makanya, saya tungguin bansos tersebut sampai malam ini (tadi malam)," ujar Sumiati.

Srikandi PDIP yang duduk di Komisi I DPRD Bali ini mengaku merelakan waktu liburnya untuk masuk kerja dan lembur. Sehari sebelumnya, Selasa (24/12), Sumiati juga terpaksa wara-wiri ke beberapa SKPD Pemprov Bali untuk mengurus masalah bansos, seperti ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Kebudayaan. "Kemarin (Selasa) saya di kantor sampai malam. Sekarang pun (kemarin) pagi sampai malam saya tongkrongi," ujar politisi yang advokat ini.

Menurut Sumiati, banyak anggota Dewan yang tidak cair dana hibah dan bansosnya. Mengawal bansos ini, kata dia, memang memerlukan kegigihan. Sumiati sendiri punya 158 titik bansos yang harus segera dicairkan. Nilai bansos milik Sumiati ini besarnya berkisar antara Rp 10 juta sampai Rp 25 juta per unit.

Anggota DPRD Bali 2009-2014 hasil Pileg 2009 berjumlah 55 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 24 orang di antaranya anggota Fraksi PDIP. Sedangkan sisanya, 12 orang dari Golkar, 10 orang dari Demokrat, 2 orang dari Gerindra, 2 orang dari PNBKI, serta masing-masing 1 orang dari Hanura, PNIM, PKPB, PKPI, dan Partai Pakar Pangan.

Setiap anggota DPRD Bali dijatah dapat bansos sebesar Rp 3,5 miliar berdasaerkan APBD Perubahan 2013. Sedangkan di APBD Induk 2013, mereka juga dijatah dapat hibah dan bansos Rp 2,5 miliar. Menurut Sumiati, dirinya sudah siap tempur kalau nanti ternyata hibah dan bansos benar-benar tidak cair.

"Ya, saya harus siap dengan ganti rugi, dananya dari kantong pribadi. Ini menyangkut masyarakat. Kita tak mau malu di mata masyarakat," tandas Sumiati.

Sementara, anggota Fraksi PDIP DPRD Bali lainnya dari Dapil Tabanan, I Gede Suamba, juga masuk kerja pas libur Natal, Rabu kemarin, buat mengurus masalah bansos. Gede Suamba bahkan membawa stafnya, karena ada beberapa bansos yang harus diperbaiki proposalnya.

"Pokoknya, masih ada waktu sampai 27 Desember 2013. Beberapa proposal kemarin sudah banyak yang tidak bernyawa (dananya hangus), karena tidak diperbaiki dan disetor ulang," ujar Suamba yang duduk di Komisi IV DPRD Bali.

Suamba menegaskan, hibah dan bansos yang difasilitasinya rata-rata ada untuk untuk masyarakat di tingkat banjar dan desa adat. Karena itu, dirinya mengawal habis-habisan supaya dana hibah dan bansos bisa cair tepat waktu, sesuai dengan peruntukan.

"Pokoknya, lembur dan harus dijaga," ujar politisi PDIP asal Pupuan, Tabanan ini.

Sementara itu, jajaran pejabat eksekutif (Pemprov Bali) juga kerja lembur pas libur Natal, Rabu kemarin, sesuai instruksi Gubernur Made Mangku Pastika. Mereka diminta kebut penanganan proposal hibah, tidak boleh ada layanan kepada masyarakat terutama menyangkut bansos yang terputus.

Di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, proses pencairan dan perbaikan proposal bansos masih berlanjut, Rabu kemarin. Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Ketut Suastika, pun lembur di kantornya. "Sampai pagi kita tetap kerjakan proposalnya. Kita selesaikan sesuai instruksi pimpinan (Gubernur)," ujar Suastika, yang menangani hibah dan bansos yang difasilitasi anggota DPRD Bali, Rabu kemarin.

Sebelumnya, Gubernur Pastika meminta jajaran pejabat SKPD terkait lembur untuk penanganan bansos. Bahkan, Gubernur Pastika sendiri sampai batalkan kunjungan kerja (kunker) ke kawasan seberang Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, yang semula dijadwalkan 24-25 Desember 2013.

”Berhubung masih banyak tugas yang belum terselesaikan, beliau (Gubernur Pastika) menunda kunjungan kerja ke Lembongan, Nusa Penida,” ungkap Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali, I Ketut Teneng, Senin (23/12). Menurut Teneng, Gubernur Pastika instruksikan semua jajaran SKPD agar kerja lembur saat libur Natal, 25 Desember 2013.

“Gubernur saja membatalkan kunjungan kerja ke Nusa Penida. Bahkan, kunjungan kerja ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Tujuannya, agar pekerjaan dan tugas pelayanan tuntas sebelum tutup tahun 2013. Jadi, selama libur Natal juga kerja,” tandas Teneng. (NB)

Libur Natal, Dewan Tunggui Bansos

Posted by Unknown No comments

Denpasar, Suara Buleleng - Anggota DPRD Bali benar-benar ngotot agar dana hibah dan bansos yang difasilitasinya untuk masyarakat bisa segera cair. Tak mau mau di mata masyarakat karena bansos tidak cair, para caleg incumbent untuk Pileg 2014 ini pun pilih masuk kerja saat libur Natal, Rabu (25/12), buat tongkrongi proposal.

Sejumlah anggota DPRD Bali terlihat sudah ngantor di Gedung Dewan, Niti Mandala Denpasar, Rabu pagi. Padahal, kemarin merupakan hari libur Natal. Wakil rakyat yang terlihat di Gedung Dewan saat libur Natal, antara lain, Ni Made Sumiati, anggota Fraksi PDIP DPRD Bali dari Dapil Karangasem. Made Sumiati terus terang mengakui dirinya tidak mau malu di mata masyarakat hanya gara-gara persoalan bansos yang belum cair.

"Kalau sampai bansos tidak cair, kami akan jelek di mata masyarakat. Kami pasti dicap bohong. Kami nggak mau dikatakan bohong. Makanya, saya tungguin bansos tersebut sampai malam ini (tadi malam)," ujar Sumiati.

Srikandi PDIP yang duduk di Komisi I DPRD Bali ini mengaku merelakan waktu liburnya untuk masuk kerja dan lembur. Sehari sebelumnya, Selasa (24/12), Sumiati juga terpaksa wara-wiri ke beberapa SKPD Pemprov Bali untuk mengurus masalah bansos, seperti ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Kebudayaan. "Kemarin (Selasa) saya di kantor sampai malam. Sekarang pun (kemarin) pagi sampai malam saya tongkrongi," ujar politisi yang advokat ini.

Menurut Sumiati, banyak anggota Dewan yang tidak cair dana hibah dan bansosnya. Mengawal bansos ini, kata dia, memang memerlukan kegigihan. Sumiati sendiri punya 158 titik bansos yang harus segera dicairkan. Nilai bansos milik Sumiati ini besarnya berkisar antara Rp 10 juta sampai Rp 25 juta per unit.

Anggota DPRD Bali 2009-2014 hasil Pileg 2009 berjumlah 55 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 24 orang di antaranya anggota Fraksi PDIP. Sedangkan sisanya, 12 orang dari Golkar, 10 orang dari Demokrat, 2 orang dari Gerindra, 2 orang dari PNBKI, serta masing-masing 1 orang dari Hanura, PNIM, PKPB, PKPI, dan Partai Pakar Pangan.

Setiap anggota DPRD Bali dijatah dapat bansos sebesar Rp 3,5 miliar berdasaerkan APBD Perubahan 2013. Sedangkan di APBD Induk 2013, mereka juga dijatah dapat hibah dan bansos Rp 2,5 miliar. Menurut Sumiati, dirinya sudah siap tempur kalau nanti ternyata hibah dan bansos benar-benar tidak cair.

"Ya, saya harus siap dengan ganti rugi, dananya dari kantong pribadi. Ini menyangkut masyarakat. Kita tak mau malu di mata masyarakat," tandas Sumiati.

Sementara, anggota Fraksi PDIP DPRD Bali lainnya dari Dapil Tabanan, I Gede Suamba, juga masuk kerja pas libur Natal, Rabu kemarin, buat mengurus masalah bansos. Gede Suamba bahkan membawa stafnya, karena ada beberapa bansos yang harus diperbaiki proposalnya.

"Pokoknya, masih ada waktu sampai 27 Desember 2013. Beberapa proposal kemarin sudah banyak yang tidak bernyawa (dananya hangus), karena tidak diperbaiki dan disetor ulang," ujar Suamba yang duduk di Komisi IV DPRD Bali.

Suamba menegaskan, hibah dan bansos yang difasilitasinya rata-rata ada untuk untuk masyarakat di tingkat banjar dan desa adat. Karena itu, dirinya mengawal habis-habisan supaya dana hibah dan bansos bisa cair tepat waktu, sesuai dengan peruntukan.

"Pokoknya, lembur dan harus dijaga," ujar politisi PDIP asal Pupuan, Tabanan ini.

Sementara itu, jajaran pejabat eksekutif (Pemprov Bali) juga kerja lembur pas libur Natal, Rabu kemarin, sesuai instruksi Gubernur Made Mangku Pastika. Mereka diminta kebut penanganan proposal hibah, tidak boleh ada layanan kepada masyarakat terutama menyangkut bansos yang terputus.

Di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, proses pencairan dan perbaikan proposal bansos masih berlanjut, Rabu kemarin. Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Ketut Suastika, pun lembur di kantornya. "Sampai pagi kita tetap kerjakan proposalnya. Kita selesaikan sesuai instruksi pimpinan (Gubernur)," ujar Suastika, yang menangani hibah dan bansos yang difasilitasi anggota DPRD Bali, Rabu kemarin.

Sebelumnya, Gubernur Pastika meminta jajaran pejabat SKPD terkait lembur untuk penanganan bansos. Bahkan, Gubernur Pastika sendiri sampai batalkan kunjungan kerja (kunker) ke kawasan seberang Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, yang semula dijadwalkan 24-25 Desember 2013.

”Berhubung masih banyak tugas yang belum terselesaikan, beliau (Gubernur Pastika) menunda kunjungan kerja ke Lembongan, Nusa Penida,” ungkap Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali, I Ketut Teneng, Senin (23/12). Menurut Teneng, Gubernur Pastika instruksikan semua jajaran SKPD agar kerja lembur saat libur Natal, 25 Desember 2013.

“Gubernur saja membatalkan kunjungan kerja ke Nusa Penida. Bahkan, kunjungan kerja ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Tujuannya, agar pekerjaan dan tugas pelayanan tuntas sebelum tutup tahun 2013. Jadi, selama libur Natal juga kerja,” tandas Teneng. (NB)

0 komentar:

Suara Buleleng - Seperti kata pepatah “pisau tajam jika tak pernah diasah pasti akan tumpul , tapi pisau tumpul jika diasah pasti akan tajam".

Pepatah tersebutlah yang mungkin diterapkan para ilmuwan dari University of California, Berkeley, AS, saat meneliti otak tikus. Mereka menemukan, otak tikus tumbuh sebesar 4 persen saat mereka dipaksa menjalankan tugas mental setiap hari, misalnya mencari jalan keluar dari lorong yang berliku, memanjat tangga, dan bersosialisasi dengan tikus lain.

Nah, otak tikus saja bisa dilatih untuk tumbuh, apalagi otak manusia. Makin dilatih, otak kita pasti kian tajam. Kehilangan daya ingat dalam jumlah tertentu pada usia berapa pun adalah wajar, sama seperti terjadinya perubahan pada organ tubuh lain. Untuk itu diperlukan latihan otak, agar daya ingat tetap kuat sepanjang masa.

Inilah 11 Cara membuat Otak Anda Lebih Cerdas:

1. Latih kemampuan mengamati. Perhatikan lingkungan sekitar. Rekam dalam pikiran apa yang Anda lihat, mulai dari yang paling sederhana dan diteruskan dengan observasi yang lebih rumit.

2. Asah indra. Bisa dilatih dengan membedakan rasa makanan yang disukai dan yang tidak. Menyadari bau dan aroma di sekitar atau bunyi-bunyian yang ada di jalan atau mungkin rasa panas atau dingin udara di sekitar Anda.

3. Hafalkan nama teman-teman dan pasangkan nomor teleponnya. Ada berapa yang bisa diingat? Latih supaya bisa mengingat lebih banyak.

4. Pelajari sesuatu yang baru. Banyak membaca dan berkenalan dengan hal-hal lain yang mungkin bukan bidang Anda, bisa bahasa asing, pengetahuan tentang komputer, dan lain-lain.

5. Gunakan tangan supaya mengikuti petunjuk otak. Misalnya bermain gitar, mengetik tanpa melihat tuts, mengerjakan prakarya dari kayu, atau berlatih menulis halus.

6. Tekuni hobi. Gunakan kesempatan untuk mengembangkan hobi Anda.

7. Pelajari dan hafalkan tanggal-tanggal penting, menyangkut anggota keluarga, teman, atau perayaan tertentu.

8. Hafalkan sesuatu yang Anda sukai. Bisa jadi itu puisi, lagu, kalimat dari sebuah buku atau kata-kata seseorang. Sebisa mungkin juga usahakan agar kalimat yang digunakan adalah bahasa asing.

9. Latihan menghafal urutan angka berderet panjang, misalnya 32145687390282930498. Ini adalah bentuk latihan memperbaiki daya ingat jangka pendek. Lakukan dengan mengelompokkan atau memecah bilangan itu menjadi beberapa bagian, misalnya 3214568 kemudian 7390282 dan terakhir 930498.

10. Ingat perjalanan pribadi. Apa yang sedang Anda kerjakan satu jam lalu, minggu lalu pada hari Rabu pukul 10.00, misalnya. Dengan siapa, di mana, dan seterusnya.

11. Ingat dan teliti ulang pengeluaran harian. Apa yang Anda beli kemarin? Berapa uang yang ada dalam dompet Anda sekarang? Kapan Anda terakhir mengambil uang tunai, dan seterusnya.

(JN)

11 Cara Pertajam Daya Ingat

Posted by Unknown No comments

Suara Buleleng - Seperti kata pepatah “pisau tajam jika tak pernah diasah pasti akan tumpul , tapi pisau tumpul jika diasah pasti akan tajam".

Pepatah tersebutlah yang mungkin diterapkan para ilmuwan dari University of California, Berkeley, AS, saat meneliti otak tikus. Mereka menemukan, otak tikus tumbuh sebesar 4 persen saat mereka dipaksa menjalankan tugas mental setiap hari, misalnya mencari jalan keluar dari lorong yang berliku, memanjat tangga, dan bersosialisasi dengan tikus lain.

Nah, otak tikus saja bisa dilatih untuk tumbuh, apalagi otak manusia. Makin dilatih, otak kita pasti kian tajam. Kehilangan daya ingat dalam jumlah tertentu pada usia berapa pun adalah wajar, sama seperti terjadinya perubahan pada organ tubuh lain. Untuk itu diperlukan latihan otak, agar daya ingat tetap kuat sepanjang masa.

Inilah 11 Cara membuat Otak Anda Lebih Cerdas:

1. Latih kemampuan mengamati. Perhatikan lingkungan sekitar. Rekam dalam pikiran apa yang Anda lihat, mulai dari yang paling sederhana dan diteruskan dengan observasi yang lebih rumit.

2. Asah indra. Bisa dilatih dengan membedakan rasa makanan yang disukai dan yang tidak. Menyadari bau dan aroma di sekitar atau bunyi-bunyian yang ada di jalan atau mungkin rasa panas atau dingin udara di sekitar Anda.

3. Hafalkan nama teman-teman dan pasangkan nomor teleponnya. Ada berapa yang bisa diingat? Latih supaya bisa mengingat lebih banyak.

4. Pelajari sesuatu yang baru. Banyak membaca dan berkenalan dengan hal-hal lain yang mungkin bukan bidang Anda, bisa bahasa asing, pengetahuan tentang komputer, dan lain-lain.

5. Gunakan tangan supaya mengikuti petunjuk otak. Misalnya bermain gitar, mengetik tanpa melihat tuts, mengerjakan prakarya dari kayu, atau berlatih menulis halus.

6. Tekuni hobi. Gunakan kesempatan untuk mengembangkan hobi Anda.

7. Pelajari dan hafalkan tanggal-tanggal penting, menyangkut anggota keluarga, teman, atau perayaan tertentu.

8. Hafalkan sesuatu yang Anda sukai. Bisa jadi itu puisi, lagu, kalimat dari sebuah buku atau kata-kata seseorang. Sebisa mungkin juga usahakan agar kalimat yang digunakan adalah bahasa asing.

9. Latihan menghafal urutan angka berderet panjang, misalnya 32145687390282930498. Ini adalah bentuk latihan memperbaiki daya ingat jangka pendek. Lakukan dengan mengelompokkan atau memecah bilangan itu menjadi beberapa bagian, misalnya 3214568 kemudian 7390282 dan terakhir 930498.

10. Ingat perjalanan pribadi. Apa yang sedang Anda kerjakan satu jam lalu, minggu lalu pada hari Rabu pukul 10.00, misalnya. Dengan siapa, di mana, dan seterusnya.

11. Ingat dan teliti ulang pengeluaran harian. Apa yang Anda beli kemarin? Berapa uang yang ada dalam dompet Anda sekarang? Kapan Anda terakhir mengambil uang tunai, dan seterusnya.

(JN)

0 komentar:

Suara Buleleng - Pengetahuan soal reproduksi harus selalu diperbarui. Jangan sampai Anda salah persepsi. Termasuk fakta soal sel sperma yang mungkin juga tak banyak diketahui kaum pria.

Tahukah Anda kalau sel sperma bisa bertahan di jalur reproduksi wanita hingga lima hari setelah berhubungan? Simak fakta-fakta seputar sperma yang wajib Anda ketahui.

1. Seberapa banyak sperma yang dikeluarkan pria saat ejakulasi?
Jumlah sperma yang dikeluarkan pria saat ejakulasi sangat bervariasi. Sekitar 20 juta hingga 100 juta sel sperma per mililiter per ejakulasi. Pria sehat akan mengeluarkan 1,5 hingga 1 ml air mani saat ejakulasi.

2. Seberapa besar sel sperma?
Dari kepala hingga ekor ukurannya sekitar 50 mikrometer (0,005 milimeter), akan sangat sulit dilihat dengan mata telanjang. Hanya bisa dilihat oleh mikroskop. Sangat berbeda dengan sel telur yang 30 kali lebih dari sel sperma, bahkan bisa dilihat dengan mata telanjang.

3. Seberapa cepat sperma berenang?
Sel sperma berenang sekitar 5 mm per detik. Sebenarnya lebih cepat dari yang dikira banyak orang. Sebagai perbandingan, jika paus berenang seperti kecepatan sel sperma, sekitar 15.000 mil per jam.

4. Bagaimana sel sperma tahu tujuannya untuk ke sel telur?
Sel sperma berenang ke arah konsentrasi yang lebih tinggi dari molekul yang dilepaskan oleh sel telur (dikenal sebagai kemotaksis). Lalu, menuju daerah suhu tinggi dari saluran reproduksi wanita, di mana telur yang ditemukan (dikenal sebagai thermotaxis).

5. Seberapa lama sel sperma dapat bertahan?
Hal ini tergantung. Di dalam jalur reproduksi wanita, sel sperma bisa bertahan hingga lima hari. Sementara, di luar itu hanya bertahan selama beberapa jam. (BS)

Sperma Bisa Bertahan Lima Hari di Jalur Reproduksi Wanita

Posted by Unknown No comments

Suara Buleleng - Pengetahuan soal reproduksi harus selalu diperbarui. Jangan sampai Anda salah persepsi. Termasuk fakta soal sel sperma yang mungkin juga tak banyak diketahui kaum pria.

Tahukah Anda kalau sel sperma bisa bertahan di jalur reproduksi wanita hingga lima hari setelah berhubungan? Simak fakta-fakta seputar sperma yang wajib Anda ketahui.

1. Seberapa banyak sperma yang dikeluarkan pria saat ejakulasi?
Jumlah sperma yang dikeluarkan pria saat ejakulasi sangat bervariasi. Sekitar 20 juta hingga 100 juta sel sperma per mililiter per ejakulasi. Pria sehat akan mengeluarkan 1,5 hingga 1 ml air mani saat ejakulasi.

2. Seberapa besar sel sperma?
Dari kepala hingga ekor ukurannya sekitar 50 mikrometer (0,005 milimeter), akan sangat sulit dilihat dengan mata telanjang. Hanya bisa dilihat oleh mikroskop. Sangat berbeda dengan sel telur yang 30 kali lebih dari sel sperma, bahkan bisa dilihat dengan mata telanjang.

3. Seberapa cepat sperma berenang?
Sel sperma berenang sekitar 5 mm per detik. Sebenarnya lebih cepat dari yang dikira banyak orang. Sebagai perbandingan, jika paus berenang seperti kecepatan sel sperma, sekitar 15.000 mil per jam.

4. Bagaimana sel sperma tahu tujuannya untuk ke sel telur?
Sel sperma berenang ke arah konsentrasi yang lebih tinggi dari molekul yang dilepaskan oleh sel telur (dikenal sebagai kemotaksis). Lalu, menuju daerah suhu tinggi dari saluran reproduksi wanita, di mana telur yang ditemukan (dikenal sebagai thermotaxis).

5. Seberapa lama sel sperma dapat bertahan?
Hal ini tergantung. Di dalam jalur reproduksi wanita, sel sperma bisa bertahan hingga lima hari. Sementara, di luar itu hanya bertahan selama beberapa jam. (BS)

0 komentar:

Singaraja, Suara Buleleng - Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Singaraja, Kabupaten Buleleng, langsung bebas setelah mendapat remisi Hari Raya Natal, Rabu (25/12).

"Pada hari Natal ini ada tiga warga binaan kami yang mendapat remisi, seorang di antaranya langsung bebas, tapi bersyarat," kata Kepala LP Singaraja, Heru Prasetyo.

Deni, terpidana kasus penyalahgunaan narkoba itu, langsung meninggalkan kompleks penjara tersebut setelah mendapat pengurangan masa hukuman.

Dia sudah menjalani dua pertiga dari hukuman penjara selama empat tahun.

Sementara dua narapidana lainnya mendapatkan pengurangan masa tahanan selama 1,5 bulan dan satu bulan. Keduanya warga negara asing yang menjalani hukuman karena kasus asusila. (AN)

Seorang Narapidana Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi

Posted by Unknown No comments

Singaraja, Suara Buleleng - Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Singaraja, Kabupaten Buleleng, langsung bebas setelah mendapat remisi Hari Raya Natal, Rabu (25/12).

"Pada hari Natal ini ada tiga warga binaan kami yang mendapat remisi, seorang di antaranya langsung bebas, tapi bersyarat," kata Kepala LP Singaraja, Heru Prasetyo.

Deni, terpidana kasus penyalahgunaan narkoba itu, langsung meninggalkan kompleks penjara tersebut setelah mendapat pengurangan masa hukuman.

Dia sudah menjalani dua pertiga dari hukuman penjara selama empat tahun.

Sementara dua narapidana lainnya mendapatkan pengurangan masa tahanan selama 1,5 bulan dan satu bulan. Keduanya warga negara asing yang menjalani hukuman karena kasus asusila. (AN)

0 komentar:

Layanan Semeton

Layanan Semeton

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

© 2013 SUARA BULELENG. WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.
back to top